• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Isu Korupsi tak Diangkat, Pengamat Kritik KPU Pekanbaru

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
18 November 2024
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pengamat politik dan akademisi Universitas Riau (Unri), Dr. Saiman Pakpahan, menyoroti tema Debat Publik Pemilihan Walikota (Pilwako) Pekanbaru yang dinilai belum menyentuh isu-isu penting yang diharapkan oleh masyarakat.

Salah satu isu yang absen dari agenda debat adalah pemberantasan korupsi, yang dianggap sangat krusial dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Menurut Saiman, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru mengusung tema “Kesejahteraan, Sosial, Ekonomi, Seni Budaya, dan Pengelolaan Lingkungan” pada debat publik pertama.

Sementara untuk debat putaran kedua yang akan digelar pada Selasa 19 November 2024, tema yang dipilih adalah “Membangun Kota Pekanbaru Yang Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing Serta Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Profesional”.

Namun, kedua tema tersebut dinilai tidak mencerminkan isu yang paling relevan dan dinantikan oleh warga Pekanbaru, yaitu transparansi dan pencegahan korupsi.

“Isu yang paling krusial menurut beberapa informasi dari masyarakat adalah soal transparansi dan pemberantasan korupsi. Tema yang diusung KPU belum sepenuhnya terhubung dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” kata Saiman saat dihubungi, Senin 18 November 2024.

Saiman menyebutkan bahwa para pasangan calon (paslon) Walikota seharusnya mampu menyampaikan visi dan misi yang tidak hanya normatif, tetapi juga menyentuh solusi konkret atas persoalan di Pekanbaru, termasuk korupsi.

“Visi misi itu harus diposisikan sebagai pandangan proyektif para calon terhadap persoalan yang ada di Kota Pekanbaru. Mereka seharusnya mampu menggambarkan seluruh persoalan yang dihadapi masyarakat dan cara penyelesaiannya,” ungkap Saiman.

Ia juga menyoroti bahwa pada debat pertama, sempat ada pembahasan tentang tata kelola pemerintahan yang baik serta potensi korupsi. Namun, tema tersebut tampaknya hilang pada debat kedua.

“Di tema awal sempat disinggung tata kelola pemerintahan, terutama mengenai pencegahan korupsi, tapi sayangnya isu tersebut tidak lagi menjadi sub tema dalam debat selanjutnya. Padahal, itu yang ditunggu oleh masyarakat,” tegasnya.

Saiman menambahkan bahwa pembahasan mengenai tata kelola pemerintahan tidak hanya berkutat pada isu kesehatan dan lingkungan, tetapi juga transparansi anggaran dan langkah-langkah konkret pemberantasan korupsi. Menurutnya, KPU harus lebih peka dalam menangkap aspirasi masyarakat.

“Soal transparansi, itulah yang ditunggu oleh masyarakat Kota Pekanbaru. Panelis dan KPU seharusnya lebih jeli menangkap kebutuhan ini. Kita ingin kontestasi Pilwako yang sehat, jujur, dan adil. Maka, KPU harus memulainya dengan kejujuran dalam menyusun tema debat,” ujar Saiman.

Lebih lanjut, muncul isu di masyarakat bahwa KPU Kota Pekanbaru sengaja tidak mengangkat tema korupsi karena adanya calon Walikota yang diduga terlibat kasus hukum. Saiman khawatir jika hal ini benar, maka opini publik akan semakin liar dan berdampak pada kredibilitas Pilwako.

“Jangan sampai ada dugaan masyarakat bahwa KPU berpihak. Kalau penyelenggara tidak transparan dan jujur, maka proses demokrasi berikutnya bisa terganggu. Kalau ada yang merasa tidak puas dengan tema debat, sebaiknya disampaikan secara formal kepada penyelenggara,” tandas Saiman.

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya
Ekonomi

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

...

Read moreDetails
Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis

Suzuki S-Presso Girl Edition, Mini SUV Kompak Dibekali Mesin K10B Harganya Rp100 Jutaan

Suzuki S-Presso Girl Edition, Mini SUV Kompak Dibekali Mesin K10B Harganya Rp100 Jutaan

Next Post
Kenaikan HET Minyakita

Harga MinyaKita Naik Lampaui HET, di Daerah Bahkan Tembus Rp18 Ribu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.