• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Kelompok OPSI Diduga LGBT, MUI Riau Sebut Pemko Pekanbaru Kecolongan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
17 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau menyayangkan keberadaan Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPISI) yang diduga kelompok LGBT, sempat muncul kepermukaan. Bahkan kelompok ini sempat mendirikan plang nama Organisasinya di depan sekretariatnya.

“Ya, Pemko Pekanbaru kecolongan. Tapi alhamdulillah mereka bisa bergerak cepat. Kalau tidak bahaya juga kan,” kata Ketua MUI Provinsi Riau, Prof. Dr. Nazir Karim, MA, saat dihubungi bertuahpos.com, Kamis, 17 Januari 2019 di Pekanabaru.

Menurutnya, tindakan pemerintah melakukan penggerebekan di sekretariat OPISI di Jalan Uka, Pekanbaru, sudah merupakan langkah tepat. Terhadap masalah ini MUI mendukung kepada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas.

Baca: Diduga Organisasi LGBT di Pekanbaru, OPSI Riau Dilarang Beraktifitas

Langkah demikian, kata Nazir memang harus dilakukan sebab jika tidak dikhawatirkan akan memberikan dampak buruk terhadap generasi penerus di Riau. Sikap MUI menolak LGBT, katanya sudah lama dikumandangkan, dan sampai kapanpun masyarakat semua lapisan tetap diminta untuk menolak keberadaan kelompok tersebut.

Kelompok ini dianggap menyimpang karena mendeklarasikan penyuka sesama jenis, yang dilarang secara agama dan hukum negara. Oleh sebab itu, kata Nazir, masalah ini tidak perlu diperdebatkan lagi.

“Kalau sudah dibolehkan saja mereka membuat dan memasang plang nama organisasi, ini kan sudah luar biasa pembiarannya. Anak-anak kita mudah terjerumus kalau kelompok seperti ini dibiarkan saja. Makanya langkah aparat sudah tepat. Tapi sangat disayangkan saja kenapa tidak terdeteksi dari dulu,” uangkapnya.

MUI, kata Nazir sangat menyayangkan sikap dari Pemko Pekanbaru hingga kelompok-kelompok seperti ini bisa tumbuh. Untung saja segera ditindaklanjuti.

Baca: Diduga Organisasi LGBT di Pekanbaru, OPSI Riau Berkedok Kosultasi Kesehatan

Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Riau yang diduga tempat berkumpulnya kaum LGBT, selama ini berkedok tempat konsultasi kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Agus Pramono, usai bertemu dengan Ketua OPSI Riau, Rully.

“Ketuanya menyatakan organisasi mereka sebagai layanan kesehatan. Beliau juga mengaku dibandingkan masyarakat umum, kebanyakan pelanggannya waria,” jelas Agus, Kamis 17 Januari 2019.

Rully, saat dikonfirmasi bertuahpos.com, membantah organisasi yang dia pimpin merupakan tempat berkumpulnya orang-orang penganut kelainan seksual, seperti Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau lebih dikenal LGBT. “Kami (OPSI Riau) tidak bermaksud untuk melegalkan LGBT. Kami hanya sekedar melakukan sosialisasi kesehatan. Seperti bahaya HIV/AIDS,” singkat Rully.

Seperti yang diketahui, beberapa hari lalu Kantor OPSI Riau didatangi warga karena diduga dijadikan tempat berkumpulnya kaum LGBT. Kantor OPSI Riau merupakan salah satu rumah yang berada di Jalan UKA Pekanbaru. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

BKD Riau Benarkan Masperi Pensiun Terhitung Februari

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.