• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bank Asing Kebagian Jatah Dana Tax Amnesty

by
20 Juli 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), JAKARTA – Pemerintah akhirnya resmi menerbitkan aturan teknis pengampunan pajak (tax amnesty). Ada tiga aturan yang akan dirilis oleh Kementerian Keuangan.

“Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 118/PMK.03/2016, PMK No. 119/PMK.03/2016, serta Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 600 Tahun 2016,” kata Menteri Keuangan, Bambang P. S. Brodjonegoro, di Jakarta, dikutip dari Dream, Rabu (20/07/2016).

Bambang mengatakan PMK No. 118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak ini, memuat detail dan formulir tax amnesty. Tak hanya itu, aturan ini juga berisi proses pengisian, mekanisme prosedur, hingga mendapatkan surat setelah membayar uang tebusan.

“KMK Nomor 600 berisi peraturan tentang bank persepsi dalam rangka membayar uang tebusan, yang intinya sama dengan bank persepsi yang selama ini menerima setoran pajak biasa,” kata dia.

Mantan kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan ini mengatakan, dalam PMK No. 119 tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib Pajak ke Dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Penempatan pada Instrumen Investasi di Pasar Keuangan dalam Rangka Pengampunan Pajak, Kementerian Keuangan harus menunjuk bank, manajemen investasi (MI), dan perusahaan efek sebagai pintu masuk (gateway) dari harta khusus repatriasi, khususnya harta berbentuk uang.

Khusus untuk manajemen investasi dan perusahaan efek, perusahaan ini harus berafiliasi dengan bank yang memenuhi syarat untuk menerima hasil repatriasi.

“Jadi, dana repatriasi tidak langsung masuk ke manajemen investasi ataupun perusahaan efek, tetapi masuk ke bank baru dikelola langsung oleh manajemen investasi ataupun perusahaan efek terkait,” kata dia.

Dalam PMK 119 ini, disebutkan juga kriteria bank yang boleh menjadi penerima hasil repatriasi dan masa berlaku peraturan ini yaitu selama masa tax amnesty berlangsung. Jika saat ini ini ada bank yang pada masa PMK dikeluarkan masih belum memenuhi ketentuan, bank tersebut masih dapat mengikuti selama syarat-syarat tersebut dipenuhi dalam jangka waktu pelaksanaan amnesti pajak.

Regulasi ini juga mengatur ketentuan mengenai bank yang dimiliki mayoritas asing plus kantor cabang bank asing yang kebetulan ada di daftar tersebut, yaitu bank BUKU 3 dan BUKU 4 yang memiliki salah satu dari fasilitas kustodian, wali amanat (trustee) atau pun rekening dana nasabah akan diberikan ketentuan tambahan.

“Ketentuan tambahan itu adalah bank asing ikut mempromosikan amnesti pajak, khususnya repatriasi, dan ada pernyataan dari pemilik modal di luar negeri bahwa pemilik modal atau pusat bank di luar negeri juga ikut mendukung program amnesti pajak dan repatriasi,” kata dia.

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Jokowi Gagal Ke Riau, Groundbreaking Tol Batal Dilaksanakan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.