• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Surplus Neraca Perdagangan RI Tertekan Karena Harga Komoditas Rendah

by
16 Juli 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Surplus neraca perdagangan RI kembali tertekan pada semester I-2016, di mana surplus tercatat 3,59 miliar dollar AS, lebih rendah dibandingkan surplus neraca perdagangan pada 2015 sebesar 4,47 miliar dollar AS.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menjelaskan, 70 persen dari ekspor Indonesia adalah komoditas berupa hasil tambang, perkebunan, dan minyak. Sehingga, rendahnya harga komoditas barang-barang tersebut pastinya akan menentukan kinerja ekspor Indonesia.

“Memang harga komoditi, baik minyak maupun tambang dan perkebunan pasti menentukan bagaimana kinerja dari ekspor Indonesia. Kalau kita lihat surplus itu juga bisa terjadi karena emang impor yang masih turun,” kata Mirza di kantornya di Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Dengan demikian, imbuh Mirza, ada fenomena yang kini tengah dicermati bank sentral. Salah satunya adalah harga komoditas, seperti misalnya kelapa sawit, karet, maupun batu bara mengalami kenaikan secara year to date dari Januari hingga penghitungan bulan terakhir.

Ia menyimpulkan, bila dilihat dari sisi harga komoditas, belum terjadi perbaikan yang signifikan antara lain pada komoditas tambang, minyak, maupun perkebunan. Dengan demikian, ini bisa mempengaruhi kinerja neraca perdagangan Indonesia.

Sumber: kompas.com

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Bank MNC akan Terbitkan Saham Baru Rp5,3 Miliar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.