• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dispenda Dapat 30 Persen Dari Tarif Parkir Mal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 November 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru, tiap pusat perbelanjaan atau mal diwajibkan membayar pajak parkir 30 persen. Pajak tersebut diserahkan kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru.

Kepala Dispenda Pekanbaru, Yuliasman menuturkan dari tarif parkir yang ditetapkan pengelola mal, maka 30 persennya diserahkan kepada Pemko Pekanbaru dan dijadikan PAD. “Jadi pajak ini berbeda dengan retribusi. Kalau pajak kewajiban sebagai warga negara,” katanya saat dijumpai di kantornya, Kamis (05/11/2015).

Yuliasman menjelaskan untuk tarif parkir ditetapkan dari pihak pengelola Mal. Lalu kemudian disampaikan ke Dispenda Pekanbaru untuk dilakukan pengecekan dan mempertanyakan alasan jika tarif parkir dinaikkan. “Kita wawancara juga, verifikasi. Kalau semua tidak ada masalah baru kita serahkan ke bagian Hukum untuk kemudian dilanjutkan dengan SK (Surat Keputusan) Walikota Pekanbaru. Kalau tidak ada SK berarti kenaikan tarif mal tidak sah,” katanya.

Tentang besaran tarif parkir pusat perbelanjaan disesuaikan dengan tingkat kunjungan. “Asumsi perhitungan berdasarkan tren kegiatan ekonomi masyarakat di pusat perbelanjaan tersebut. Makanya harga karcis bisa berbeda-beda,” sebutnya.

Untuk pajak parkir yang ditargetkan ke Dispenda Pekanbaru senilai Rp 14 miliar. “Itu pajak bukan retribusi. Bedanya retribusi ada jasa pemerintah di dalam, apakah itu lahan lokasi atau layanan. Kalau pajak iuran wajib warga negara. Tidak lihat ada jasa pemerintah atau tidak,” jelasnya.

Saat ini pencapaain PAD dari sektor pajak masih berkisar 50 persen atau Rp 250 miliar dari target Rp 500 miliar tahun 2015. Pendapatan tersebut masih dodominasi BPHTB, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Penerang Jalan (PPJ).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota beserta DPRD Pekanbaru menjadi sorotan. Dikarenakan sahnya Peraturan Daerah (Perda) mengenai retribusi parkir di jalan, Rp 4000 bagi sepedamotor dan Rp 8000 buat mobil.

Disaat penolakan Perda parkir di jalan masih mengalir, ternyata pusat perbelanjaan ikut menaikkan ongkos parkir diperkuat SK Walikota Pekanbaru. Hal ini dinilai memberatkan masyarakat dikarenakan Perda tersebut dinilai tiba-tiba tanpa adannya sosialisasi atau uji publik. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Meski Kabut Asap, Masyarakat Riau Tetap Suka Belanja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.