• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Politik Dinasti, Dipilih dan Memilih Jadi Hak Warga Negara

by
10 Juli 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Hiruk pikuk soal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal penghapusan undang-undnag tentang cara menjadi pemimpin daerah memang memunculkan pro – kontra dibanyak kalangan.

Menurut Political Commucation Universitas Muhammadiyah Riau, Jupenri, keputusan MK adalah sebuah langkah yang perlu diapresiasi. Dia sependapat bahwa keputusan itu akan membawa keluar demokrasi, sebab memilih dan dipilih adalah hak mutlak setiap warga negara. “Kalau saya melihat ada sisi positif dan negatifnya,” katanya kepada bertuahpos.com, Jumat (10/07/2015).

Positifnya, bagi orang-orang yang ingin mencalokan diri tentunya harus siap mengundurkan diri dari instansi yang mengikat sebelumnya. Artinya ruang pertarungan untuk naik jadi kepala daerah posisinya sama. Tidak ada yang diistimewakan.

“Jadi yang naik itu betul-betul orang-orang yang ingin maju. Tidak lagi sekedar coba-coba. Karena ada resiko kan. Dan itu ditanggung sendiri.

Kalau hanya undang-undang mengatakan hanya sebatas cuti sementara dari jabatannya, saat ingin maju dalam pilkada, dikhawatirkan oknum akan memanfaatkan jabatan semula untuk mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan saat maju menjadi kepala daerah.

Sementara sisi negatif yang juga menjadi kekhawatirannya adalah, kepala daerah bisa menggunakan jabatannya saat ini untuk memenangkan keluarga dalam pilkada.

“Bukan dalam arti kata melarang. Tapi praktek seperti ini harus diawasi secara ketat. Termasuklah keterlibatan masyarakat dan lembaga penyelenggaraan pemilu. Harus ada ketegasan,” ujar Dekan Fakultas Komunikasi UMRI itu.

Diketahui sebelumnya, dalam pasal 7 huruf R, UU mengatur tentang bagaimana cara menjadi seorang pemimpin daerah. Dalam pasal itu seseorang yang mempunyai hubungan darah atau konflik kepentingan dengan incumbent tidak diperbolehkan maju menjadi pemimpin daerah.

Ada pun yang dimaksud ‘tidak memiliki konflik kepentingan dengan pentahana’ adalah tidak memiliki hubungan darah, ikatan perkawinan dan/atau garis keturunan 1 (satu) tingkat lurus ke atas, ke bawah, ke samping dengan petahana yaitu ayah, ibu, mertua, paman, bibi, kakak, adik, ipar, anak, menantu kecuali telah melewati jeda 1 (satu) kali masa jabatan. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

BMKG: Lebaran di Riau Masih Kemarau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.