• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Oktober 2026
Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Ekonom Senior Universitas Riau Dahlan Tampubolon | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Implementasi bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah dipercepat dari rencana awal 2027 menjadi 2026. Percepatan itu menyusul terbitnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 yang mendorong produksi SAF minyak jelantah berjalan lebih cepat.

Ekonom Senior Universitas Riau Dahlan Tampubolon, Ph.D, menilai nilai ekonomi transformasi tersebut terlihat nyata ketika harga bahan baku dibandingkan dengan produk akhirnya.

Peta Jalan Pengembangan Industri SAF Indonesia yang diterbitkan Kementerian Perhubungan memakai ilustrasi harga minyak jelantah sekitar US$989 per ton, sementara harga SAF mencapai sekitar US$2.500 per ton. Selisih indikatif keduanya mencapai US$1.511 per ton.

“Saya tekankan kata ‘indikatif’ karena angka ini bukan laba bersih: rendemen konversi, kebutuhan hidrogen dan energi dalam proses, biaya pemurnian, logistik, sertifikasi, dan nilai produk sampingan semuanya akan menentukan keekonomian sesungguhnya,” kata Dahlan, Jumat, 30 Oktober 2026, di Pekanbaru.

Meski begitu, Dahlan menegaskan pesan besarnya tidak bisa diabaikan. Indonesia tidak semestinya hanya menjadi pemasok minyak jelantah mentah bagi industri energi negara lain, lalu membeli kembali produk jadinya dengan harga berlipat.

Dari sisi kapasitas, Pertamina menargetkan penyerapan minyak jelantah hingga 38.566 kiloliter per tahun dari tiga kilen. Potensi produksi SAF dari fasilitas tersebut mencapai 1.236.146 kiloliter per tahun.

Indonesia juga tercatat telah menghasilkan SAF dengan campuran 2,5–3 persen. Capaian itu lebih tinggi dibandingkan Singapura yang baru mewajibkan campuran 1 persen mulai 2026.

Menurut Dahlan, capaian tersebut menjadi keunggulan yang nyata, bukan sekadar rencana di atas kertas. Posisi itu menempatkan Indonesia pada tahap awal yang lebih maju dibandingkan sejumlah negara tetangga.

Percepatan implementasi SAF minyak jelantah menuntut kesiapan rantai pasok dari pengumpulan bahan baku hingga sertifikasi produk. “Tanpa kesiapan itu, selisih harga yang menarik secara indikatif berpotensi sulit diterjemahkan menjadi keekonomian yang menguntungkan,” ujarnya.*

Tags: bahan bakar penerbanganDahlan Tampubolonenergi terbarukanhilirisasikementerian perhubunganminyak jelantahPermen ESDM 4/2025PertaminaSAF minyak jelantahSingapurasustainable aviation fuel
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Merawat Hafalan, Menggantung Harapan, Perjuangan Putra Minas Taklukkan Industri Migas
Ekonomi

Merawat Hafalan, Menggantung Harapan, Perjuangan Putra Minas Taklukkan Industri Migas

...

Read moreDetails
Pertamina Mengerahkan Sejumlah Upaya Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali, Termasuk Penguatan Pasokan hingga 57,9 Juta Liter

Butut Kasus Korupsi Ayahnya, Rp1,9 Triliun Dana Anak Surya Darmadi Disita di Singapura

Butut Kasus Korupsi Ayahnya, Rp1,9 Triliun Dana Anak Surya Darmadi Disita di Singapura

_Pengeboran eksplorasi Migas Non-Konvensional (MNK) di sumur Gulamo DET-1 di Wilayah Kerja Rokan, Riau menggunakan rig berkapasitas 1500 Horsepower (HP)

MNK Rokan: Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina

BI Pertegas Hilirisasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Riau

BI Pertegas Hilirisasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Riau

Karhutla Riau, Tim Gabungan Fokus Pukul “Kepala Api” di Hari Keenam. Kota Pekanbaru Akhirnya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla 

SIIA Tertarik dengan Green for Riau untuk Mitigasi Karhutla

Next Post
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.