BERTUAHPOS.COM — Perut kembung atau penuh gas merupakan kondisi yang umum dialami banyak orang. Rasanya perut penuh, tidak nyaman, bahkan bisa disertai rasa sakit.
Kondisi ini bisa terjadi karena makan terlalu banyak, makan terlalu cepat, atau mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas seperti kubis, brokoli, dan kembang kol.
Selain faktor makanan, perut bisa dipenuhi gas karena penyakit tertentu. Beberapa di antaranya adalah penyakit celiac, gastroparesis, sindrom iritasi usus besar, asam lambung, dan sembelit.
Untuk mengatasinya, ada sejumlah cara mengeluarkan angin dalam perut dengan cepat yang bisa dilakukan.
Cara pertama adalah minum air hangat. Air hangat memicu gerakan peristaltik saluran pencernaan.
Gerakan seperti gelombang ini membantu mendorong gas yang terperangkap di usus besar agar dapat dikeluarkan.
Cukup siapkan satu cangkir air hangat dan seruput sedikit demi sedikit hingga habis.
Kedua, oleskan minyak capsaicin. Capsaicin adalah zat aktif pada cabai yang sering digunakan sebagai minyak oles atau krim.
Zat ini menimbulkan sensasi panas yang membuat sel otot lebih rileks dan mengurangi rasa sakit akibat perut kembung.
Oleskan secukupnya ke perut, tetapi waspadai reaksi alergi dengan menguji sedikit krim di siku terlebih dahulu.
Ketiga, minum teh herbal. Beberapa jenis teh seperti spearmint tea, chamomile tea, dan peppermint tea dipercaya ampuh menghilangkan gas dengan cepat.
Teh herbal membantu gerakan peristaltik di dalam usus sehingga gas yang terperangkap dapat terdorong keluar.
Keempat, minum air jahe. Jahe memiliki sifat antibakteri dan antioksidan yang meredakan perut kembung akibat peradangan dan pertumbuhan bakteri berlebih di pencernaan.
Rebus 4–5 irisan jahe dengan air, tambahkan gula merah secukupnya, lalu saring dan minum.
Kelima, pijat perut dengan perlahan. Pijat membantu mengeluarkan tumpukan gas di lambung dan merangsang sistem pencernaan kembali normal.
Tekan area perut yang terasa nyeri secara perlahan, lalu gosok dengan gerakan memutar dari perut bagian atas ke bawah.
Keenam, konsumsi minyak cengkeh. Tambahkan 2–5 tetes minyak cengkeh ke dalam segelas air putih.
Minyak cengkeh merangsang produksi enzim pencernaan sehingga gas dapat terdorong keluar lebih cepat.
Namun, minyak ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak karena bisa menimbulkan efek samping seperti kejang dan kerusakan hati.
Ketujuh, lakukan olahraga ringan. Jalan kaki atau joging mampu meredakan nyeri akibat penumpukan gas dengan memicu pergerakan usus secara normal. Dengan begitu, gas dapat keluar melalui anus atau mulut.
Kedelapan, lakukan teknik pernapasan diafragma. Teknik ini membuat otot di dalam usus dan lambung lebih rileks sehingga perut kembung mereda.
Baringlah dengan mata terpejam, letakkan satu tangan di dada dan satu di perut. Tarik napas melalui hidung selama 4 detik, tahan 2 detik, lalu buang perlahan selama 6 detik. Lakukan selama 5–15 menit.
Kesembilan, ganti posisi tidur. Jika gas terperangkap dan terasa menyakitkan, coba tidur miring ke kiri.
Posisi ini membuat gas mengalir secara alami mengikuti jalur di dalam usus besar sehingga lebih mudah keluar.
Kesepuluh, konsumsi obat gangguan pencernaan. Tablet arang aktif dan simethicone dijual bebas di apotek.
Arang aktif menyerap gas dan racun penyebab sakit perut, sedangkan simethicone mengumpulkan gelembung gas kecil di usus menjadi gelembung lebih besar agar mudah melewati tubuh. Penggunaannya harus sesuai petunjuk kemasan.
Jika berbagai cara tersebut tidak kunjung membuat kondisi membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Bisa jadi kondisi tersebut merupakan tanda penyakit yang lebih serius dan memerlukan penanganan medis.









