• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Melchias Marcus Mekeng: Obligasi Daerah Jadi Solusi Pembiayaan di Tengah Keterbatasan Fiskal

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Juli 2026
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah dan MPR mendorong percepatan regulasi agar daerah lebih mandiri secara fiskal. Hal itu dibahas dalam sarasehan di Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin, 20 Juli 2026, mengupas obligasi daerah atau surat utang daerah, sebagai alternatif pembiayaan pembangunan dan instrumen investasi publik. 

Menurutnya, di tengah tekanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), obligasi daerah dinilai mampu menjadi katup pengaman pembangunan. Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Marcus Mekeng menekankan urgensi kemandirian fiskal daerah sesuai amanat konstitusi.

“Kami melihat pembangunan harus tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal. Dengan adanya obligasi daerah, proyek yang benar-benar menunjang perekonomian bisa dibiayai lewat instrumen ini,” ujar Melchias Mekeng dalam pemaparannya.

Penerbitan obligasi daerah tidak bisa dilakukan sembarangan. Daerah dituntut untuk menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, termasuk ketertiban pembukuan dan penyajian neraca yang akuntabel.

Perlindungan investor dalam skema obligasi daerah menjadi salah satu poin penting, mengingatkan pengelolaan harus secara jelas, pasti dan transparan. Ia menegaskan mekanisme pasar modal siap mengakomodasi selama prinsip keterbukaan dipenuhi.

“Pertanggungjawaban terhadap publik sebagai investor sangat ketat. Pasar modal kita siap, tetapi daerah harus berkomitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana,” kata Mekeng.

Saat ini, pembahasan regulasi obligasi daerah memasuki tahap penyusunan naskah akademis. DPR menargetkan pembahasan Undang-Undang ini tidak memakan waktu lama.

“Daerah harus tertib pembukuan dan neracanya. Untuk bisa menerbitkan obligasi juga ada caranya, dan kami berharap UU-nya bisa segera diproses,” imbuh Melchias Mekeng.

Dia berharap instrumen obligasi daerah diharapkan tidak hanya sekadar menjadi sumber dana segar bagi pembangunan infrastruktur di daerah. Lebih dari itu, obligasi ini menjadi alat pendalaman pasar keuangan domestik.

“Dengan sinergi antara pemerintah pusat, DPR, dan pemda, obligasi daerah akan menjadi terobosan bersejarah dalam desentralisasi fiskal kita. Kami optimistis manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Saat ini ada belasan negara di dunia yang sudah menerbitkan obligasi daerah untuk pembangunan, di antaranya Amerika Serikat, China dan Jepang.

Tags: ekonominasionalriau
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Inilah Ruang Setara

Inilah Ruang Setara

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Next Post
Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Tekanan Fiskal Riau Mendesak, Ini Kata Plt Gubernur Riau soal Penerbitan Obligasi dan Sukuk Daerah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.