BERTUAHPOS.COM — PT Antam Tbk menyalurkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp5,05 triliun pada 10 Juli 2026, meningkat 38 persen dari dividen tahun buku 2024 sebesar Rp3,65 triliun.
Dividen per saham yang dibagikan mencapai Rp209,98867 atau setara Rp1.049,94335 per CHESS Depository Interest bagi pemegang CDI di Australian Securities Exchange.
Direktur Utama Antam Untung Budiharto menegaskan bahwa pembayaran dividen ini mempertegas konsistensi perusahaan dalam menjaga profitabilitas. Total dividen yang dibagikan setara 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
“Selain itu, pembagian dividen ini juga mencerminkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Untung Budiharto dikutip dari keterangan, Sabtu, 18 Juli 2026.
Keputusan pembagian dividen ini sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham tahunan Antam tahun buku 2025. Saham Antam di ASX diperdagangkan dalam bentuk CDI atau sertifikat penitipan efek, dengan satu unit CDI setara lima saham biasa seri B Antam.
Antam secara konsisten berupaya menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pembagian dividen tunai sekurang-kurangnya satu kali setiap tahun. Kebijakan dividen minimum ditetapkan sebesar 30 persen dari laba bersih setelah pajak.
“Kami terus meneguhkan posisi sebagai salah satu emiten unggulan dalam indeks IDX High Dividend20 Bursa Efek Indonesia. Antam membagikan dividen tunai secara konsisten selama tiga tahun terakhir,” papar Untung.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Antam memberikan imbal hasil optimal dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan pengembangan usaha. RUPS memiliki kewenangan penuh untuk memutuskan kebijakan yang berbeda.
Peningkatan dividen sebesar 38 persen ini menjadi sinyal kuat kesehatan keuangan Antam di tengah dinamika pasar komoditas global. Perusahaan terus memperkuat fundamental bisnis untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
Antam mempertahankan posisinya dalam jajaran emiten dengan dividend yield tinggi di Bursa Efek Indonesia. Konsistensi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor yang mengincar imbal hasil dividen stabil.
“Pembagian dividen ini membuktikan kemampuan Antam dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. Kami optimistis kinerja perusahaan akan terus membaik ke depan,” kata Untung.
Pemegang CDI di ASX menerima dividen ekuivalen Rp1.049,94335 per unit, mencerminkan perlakuan setara bagi seluruh pemegang saham. Mekanisme ini memastikan transparansi dan keadilan dalam distribusi dividen.
Antam terus berkomitmen menghadirkan kinerja keuangan yang solid sebagai bagian dari kontribusi terhadap perekonomian nasional. Strategi ini diharapkan mampu mempertahankan kepercayaan investor domestik maupun global.
“Kami akan terus mengoptimalkan kinerja operasional dan keuangan untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan. Dividen ini adalah bentuk apresiasi kepada pemegang saham yang telah mendukung perjalanan perusahaan,” ujar Untung Budiharto.









