• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KAJIAN ISLAM: Iman dan Tawakal kepada Allah, Fondasi Hidup yang Tidak Bisa Digoyahkan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Mei 2026
KAJIAN ISLAM: Iman dan Tawakal kepada Allah, Fondasi Hidup yang Tidak Bisa Digoyahkan
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Iman dan tawakal kepada Allah adalah dua pernyataan sekaligus komitmen yang Allah perintahkan untuk diucapkan dengan penuh keyakinan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Mulk ayat 29: “Katakanlah, Dialah Yang Maha Pengasih, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya kami bertawakal. Maka kelak kamu akan tahu siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata.”

Ayat ini turun sebagai respons terhadap kaum yang meragukan dan menentang dakwah Rasulullah SAW, namun pesannya menembus zaman dan tetap relevan bagi setiap Muslim di mana pun berada. Allah mengajarkan bahwa dalam menghadapi penolakan dan tekanan, jawaban terbaik seorang mukmin adalah mempertegas keimanan dan menyerahkan seluruh urusan hanya kepada-Nya.

Iman bukan sekadar pengakuan lisan yang mudah diucapkan tanpa beban. Ia adalah keyakinan yang berakar di dalam hati, tumbuh melalui ucapan, dan berbuah dalam setiap tindakan nyata sehari-hari.

Tawakal pun demikian, bukan kata yang cukup dilafalkan saat situasi terasa berat lalu dilupakan ketika keadaan membaik. Tawakal adalah sikap hati yang secara konsisten menyerahkan hasil dari setiap usaha kepada Allah, sambil tetap menjalankan ikhtiar semaksimal tenaga.

Rasulullah SAW menegaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan At-Tirmidzi: “Ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberi manfaat kepadamu, mereka tidak akan mampu memberi manfaat kecuali sesuatu yang telah Allah tetapkan bagimu. Dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu, mereka tidak akan mampu mencelakakanmu kecuali sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu.” Hadis ini adalah penegasan bahwa kendali mutlak hanya berada di tangan Allah, bukan di tangan manusia mana pun.

Pemahaman ini seharusnya membebaskan seorang Muslim dari ketakutan berlebihan terhadap makhluk dan ketergantungan yang salah kepada sesama manusia. Ketika seseorang benar-benar memahami bahwa bahaya dan manfaat tidak bergerak tanpa izin Allah, hidupnya akan jauh lebih tenang dan terarah.

Kebenaran memang tidak selalu langsung diterima, bahkan orang yang paling teguh imannya pun sering dianggap keliru oleh lingkungan sekitarnya. Namun ayat ini menegaskan bahwa waktu akan menjadi saksi, dan Allah sendiri yang akan menampakkan siapa sesungguhnya yang berjalan di atas jalan yang lurus.

Nama Allah yang dipilih dalam ayat ini adalah Ar-Rahman, Yang Maha Pengasih, bukan nama yang menunjukkan kekuatan atau keperkasaan semata. Ini mengisyaratkan bahwa tawakal kepada Allah bukan didasari oleh rasa takut belaka, melainkan oleh kepercayaan penuh kepada kasih sayang-Nya yang tak pernah berhenti mengalir.

Orang yang benar-benar beriman tidak akan mudah goyah meskipun tekanan datang dari berbagai arah, karena sandarannya bukan pada kekuatan diri sendiri yang terbatas. Ia berdiri kokoh bukan karena tidak merasakan beban, tetapi karena tahu kepada siapa beban itu seharusnya diserahkan.

Maka jadikanlah kalimat “aamannaa bihi wa ‘alaihi tawakkalnaa” bukan sekadar rangkaian kata Arab yang indah didengar, tetapi sebuah ikrar harian yang mengubah cara pandang dan cara hidup. Seorang mukmin yang sungguh-sungguh beriman dan bertawakal akan menemukan ketenangan yang tidak bisa dibeli oleh dunia dan seluruh isinya.***

Tags: IslampediaKajian islam
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kekuasaan Allah Tak Terbendung, Manusia Wajib Berlindung kepada-Nya
Islampedia

Kekuasaan Mutlak Allah atas Langit dan Bumi

...

Read moreDetails
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Kebangkitan Manusia dari Kubur, Bukti Kekuasaan Allah

Golongan Jin dalam Al-Qur'an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Golongan Jin dalam Al-Qur’an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Tanda Kebesaran Allah dalam Penciptaan Langit dan Bumi

Next Post

BRK Syariah dan Pemko Batam Jalin Kerja Sama Subsidi Margin untuk Pelaku Usaha Mikro

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.