• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KAJIAN ISLAM: Sikap Orang Kafir yang Mengejek Ancaman Allah dan Pelajaran bagi Kita

Oleh: Daru TS

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Mei 2026
KAJIAN ISLAM: Sikap Orang Kafir yang Mengejek Ancaman Allah dan Pelajaran bagi Kita
Share on FacebookShare on Twitter

Sikap orang kafir yang menantang dan mengejek ancaman Allah bukan fenomena baru, melainkan pola lama yang terus berulang sejak zaman para nabi. Allah SWT merekamnya secara langsung dalam QS. Al-Mulk ayat 25: “Dan mereka berkata, ‘Kapan datangnya ancaman itu jika kamu orang yang benar?’”

Pertanyaan itu bukan ungkapan rasa ingin tahu yang tulus, melainkan bentuk penghinaan dan pendustaan terhadap seruan para rasul. Mereka meminta azab disegerakan bukan karena siap menerimanya, tetapi karena tidak percaya bahwa ancaman itu nyata adanya.

Keangkuhan semacam ini lahir dari kesombongan akal yang menolak tunduk kepada perkara gaib yang berada di luar jangkauan pikiran manusia. Mereka mengira bahwa sesuatu yang belum terjadi di depan mata adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi sama sekali.

Padahal hari kiamat, hari kebangkitan, dan seluruh bentuk pembalasan Allah adalah kepastian yang tidak bergantung pada keyakinan siapapun. Diyakini atau diingkari, semua itu tetap akan datang tepat pada waktu yang telah Allah tetapkan sejak azali.

Rasulullah SAW tidak menjawab pertanyaan “kapan kiamat terjadi” dengan menyebut tanggal atau tahun, melainkan dengan menunjukkan tandanya. Dari Abu Hurairah, beliau bersabda: “Apabila amanah telah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari no. 6496)

Jawaban Nabi Muhammad SAW ini, mengandung hikmah yang dalam karena mengalihkan perhatian dari pertanyaan yang tidak produktif menuju tindakan yang konkret dan bermakna. Daripada sibuk menebak waktunya, seorang mukmin seharusnya sibuk memperbaiki diri dan memelihara amanah dalam setiap aspek kehidupannya.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk berspekulasi tentang hal-hal gaib yang hanya Allah yang mengetahuinya. Sebaliknya, Islam mendorong sikap tawadhu terhadap ilmu Allah dan kesadaran bahwa keterbatasan pengetahuan manusia adalah alasan kuat untuk semakin bergantung kepada-Nya.

Ejekan orang-orang yang meragukan ancaman Allah seharusnya menjadi cermin bagi setiap mukmin untuk tidak ikut terseret dalam pola pikir yang sama. Menunda taubat, meremehkan ibadah, atau menganggap enteng peringatan agama adalah bentuk keangkuhan yang lebih halus namun sama berbahayanya.

Setiap peringatan tentang akhirat yang disampaikan Al-Qur’an dan hadis sejatinya adalah hadiah, bukan ancaman semata. Allah memberikan informasi tentang konsekuensi perbuatan agar manusia punya cukup waktu untuk berbenah sebelum pintu taubat tertutup oleh kematian yang datang tanpa permisi.

Maka respons yang paling tepat terhadap ayat ini bukan rasa takut yang melumpuhkan, melainkan kesadaran yang menggerakkan. Segera perbaiki hubungan dengan Allah, tunaikan amanah, dan jadikan setiap peringatan tentang hari akhir sebagai bahan bakar untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.***

Tags: IslampediaKajian islam
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kekuasaan Allah Tak Terbendung, Manusia Wajib Berlindung kepada-Nya
Islampedia

Kekuasaan Mutlak Allah atas Langit dan Bumi

...

Read moreDetails
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Kebangkitan Manusia dari Kubur, Bukti Kekuasaan Allah

Golongan Jin dalam Al-Qur'an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Golongan Jin dalam Al-Qur’an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Tanda Kebesaran Allah dalam Penciptaan Langit dan Bumi

Next Post
Galaxy A07 5G Hadir dengan Desain Segar, Spek Gahar, Batrai Jumbo, Harga Rp2,7 Jutaan

Galaxy A07 5G Hadir dengan Desain Segar, Spek Gahar, Batrai Jumbo, Harga Rp2,7 Jutaan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.