• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Investor Buang Surat Utang RI, Biaya Utang Pemerintah Terancam Makin Mahal!

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 Maret 2026
Investor Buang Surat Utang RI, Biaya Utang Pemerintah Terancam Makin Mahal!

Foto: Ilustrasi / Bertuahpos

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pasar Surat Utang Negara (SUN) Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Sentimen risk-off akibat berkecamuknya perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran memicu aksi jual massal oleh investor. Dampaknya, imbal hasil (yield) SUN tenor 10 tahun meroket hingga menyentuh level tertingginya sejak Juni 2025.

Berdasarkan data terbaru pada Selasa, 24 Maret 2026, imbal hasil SUN tenor 10 tahun melonjak drastis ke level 6,86%. Bloomberg Technoz melaporkan, angka ini naik tajam 44 basis poin (bps) jika dibandingkan posisi awal Maret yang masih berada di level 6,42%. Bahkan, pekan lalu sempat menembus angka 6,91% yang menjadi rekor tertinggi dalam setahun terakhir.

Aksi lepas aset ini ternyata tidak hanya terjadi pada tenor acuan 10 tahun, melainkan merata di hampir seluruh tenor. Data Bloomberg menunjukkan tenor menengah hingga panjang kini bertengger di level tinggi. Tenor 12 tahun sudah menembus 6,96%, sementara tenor 13 tahun bahkan telah melewati ambang psikologis 7,01%.

Kenaikan yang merata ini mengindikasikan bahwa para investor sedang meminta “uang keamanan” atau premi risiko yang lebih tinggi. Hal ini sejalan dengan ketidakpastian harga energi global dan meningkatnya risiko geopolitik yang membuat aset negara berkembang seperti Indonesia dianggap lebih berisiko.

Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi yang cukup sulit. Saat ini, imbal hasil surat utang Indonesia menjadi yang tertinggi kedua di kawasan Asia setelah Filipina (7,08%). Sebagai perbandingan, negara tetangga seperti Malaysia hanya di level 3,49% dan Thailand 2,15%.

Tingginya imbal hasil bukan lagi menjadi daya tarik bagi investor asing, melainkan mencerminkan persepsi risiko yang meningkat terhadap ekonomi domestik. Apalagi, nilai tukar Rupiah yang sempat tertekan ke kisaran Rp17.000 per dolar AS membuat investor asing terancam rugi akibat depresiasi mata uang.

Hingga Senin, 16 Maret 2026, aliran modal asing yang keluar dari pasar surat utang Indonesia sudah mencapai US$1,027 juta (sekitar Rp16 triliun lebih) sejak awal bulan ini.

Artinya, pemerintah Indonesia harus bersiap menghadapi mahalnya biaya pembiayaan (financing cost). Tingginya yield berarti pemerintah harus membayar bunga yang lebih besar saat menerbitkan utang baru untuk menambal APBN, terutama untuk tenor panjang yang kini sudah di atas 7%.***

Tags: finansialInvestasi
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi
Ekonomi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

...

Read moreDetails
Riau Cari Investor untuk Pelabuhan Buruk Bakul

Riau Cari Investor untuk Pelabuhan Buruk Bakul

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

Dua Perusahaan Tambang di Riau Sedang Dievaluasi, Satu Izin Perusahaan Dibekukan

Pemprov Riau Targetkan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kewajiban Rekening BRK Syariah

Next Post
Pesawat Hantam Truk Pemadam Kebakaran di Landasan Pacu, Pilot dan Kokpit Tewas

Pesawat Air Canada Hantam Truk Pemadam Kebakaran di Landasan Pacu, Pilot dan Kokpit Tewas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.