• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Emas Dunia Catat Rekor Kejatuhan Mingguan Terparah Sejak 2020 akibat Krisis Energi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Maret 2026
Harga Emas Dunia Catat Rekor Kejatuhan Mingguan Terparah Sejak 2020 akibat Krisis Energi

Harga Emas Dunia Catat Rekor Kejatuhan Mingguan Terparah Sejak 2020 akibat Krisis Energi

341
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pasar logam mulia global menghadapi tekanan hebat sepanjang pekan ini. Harga emas mencatatkan rekor penurunan mingguan terdalam sejak Maret 2020 setelah konflik bersenjata di Timur Tengah memicu lonjakan harga energi yang tak terkendali.

Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat, 20 Maret 2026, harga emas di pasar spot sempat naik 0,75% ke level US4.685,10 per troy ounce. Sayangnya penguatan tipis itu tidak mampu menutupi “rapor merah” emas yang telah anjlok hampir menyentuh 8% dalam akumulasi satu minggu terakhir.

Tren negatif ini mengakhiri reli panjang emas yang sempat menyentuh level tertinggi US5.600 pada akhir Januari lalu.

| Simak analisa menarik lainnya tentang prediski harga emas.

Melambungnya harga minyak mentah, gas alam, dan bahan bakar pasca serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran bulan lalu menjadi faktor utama.

Kondisi ini memicu kekhawatiran inflasi baru yang membuat bank sentral global, khususnya Federal Reserve (The Fed), enggan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga, emas kehilangan daya tariknya saat imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) dan indeks dolar AS terus menguat.

Investor cenderung melepas kepemilikan emas mereka untuk menutupi kerugian di sektor aset lainnya, yang terlihat dari masifnya arus keluar modal pada exchange-traded funds (ETF) berbasis emas.

Situasi pasar saat ini diperkirakan masih jauh dari kepastian. Robert Gottlieb, mantan trader logam mulia di JPMorgan Chase & Co. yang kini menjadi komentator pasar independen, memperingatkan para pelaku pasar untuk tidak terburu-buru melakukan aksi beli.

“Jangan membeli saat harga turun — volatilitasnya masih terlalu tinggi,” ujar Gottlieb.

Dia menegaskan bahwa tekanan jual masih memiliki potensi besar untuk berlanjut selama stabilitas harga belum tercapai.

“Tekanan jual berpotensi berlanjut selama volatilitas belum mereda dan harga belum menunjukkan konsolidasi,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan pihaknya tetap mempertahankan suku bunga tinggi pada pertemuan pertengahan minggu ini. Langkah ini diambil untuk memastikan inflasi benar-benar melandai sebelum melakukan pelonggaran kebijakan moneter.

Pola pergerakan harga emas saat ini mengingatkan pasar pada situasi tahun 2022 saat invasi Rusia ke Ukraina terjadi. Meski saat ini emas masih mencatat pertumbuhan sekitar 8% sepanjang tahun berjalan (year-to-date), ketidakpastian geopolitik dan bayang-bayang intervensi politik terhadap independensi bank sentral tetap menjadi risiko utama yang membayangi pergerakan harga ke depan.***

Tags: harga emasInvestasi
Share8Tweet5Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia
Ekonomi

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

...

Read moreDetails
Harga Emas Pegadaian 28 September 2026

Harga Emas Pegadaian 28 September 2026, Antam 1 Gram Rp2,65 Juta, Cek Selengkapnya di Sini

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

Cek Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Cek Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Next Post
Mengapa Makanan Timur Tengah Ini Kian Disukai Lidah Orang Indonesia?

Mengapa Makanan Timur Tengah Ini Kian Disukai Lidah Orang Indonesia?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.