• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Cara Mengelola Uang THR Agar Tidak Habis Sia-Sia, Gunakan Rumus Persentase Ini

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Februari 2026
Cara Mengelola Uang THR Agar Tidak Habis Sia-Sia, Gunakan Rumus Persentase Ini

Cara Mengelola Uang THR Agar Tidak Habis Sia-Sia, Gunakan Rumus Persentase Ini | Foto: Ilustrasi / Bertuahpos.

139
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Setiap tahun, uang Tunjangan Hari Raya (THR) datang seperti “bonus kejutan”. Terasa besar di awal, tetapi sering kali cepat menguap.

Rasanya, baru saja masuk rekening, saldo mendadak menipis karena belanja baju baru, hampers, tiket mudik, hingga promo diskon yang terasa sayang dilewatkan.

Banyak orang menikmati euforia sesaat, namun beberapa minggu setelah Lebaran justru kembali kebingungan karena kondisi keuangan menipis.

Padahal, THR bukan sekadar uang tambahan untuk dihabiskan, melainkan peluang emas untuk memperbaiki kondisi finansial dalam satu momentum.

Dengan strategi pembagian yang tepat dan disiplin sejak hari pertama dana cair, THR bisa berubah menjadi dana darurat, pelunas utang, bahkan modal investasi.

Kuncinya ada pada pengaturan persentase yang jelas, bukan mengikuti dorongan emosi.

Prinsip dasarnya sederhana, minimal 50% dari THR harus diamankan untuk memperkuat kondisi keuangan.

Sisanya baru digunakan untuk kebutuhan Lebaran dan kesenangan pribadi. Dengan cara ini, THR tidak hanya habis untuk konsumsi, tetapi memberi dampak jangka panjang.

Bagi yang kondisi keuangannya sudah stabil, tidak memiliki utang konsumtif, dan dana darurat telah tersedia minimal tiga bulan pengeluaran, pembagian bisa difokuskan pada penguatan aset.

Sebanyak 40% dapat dialokasikan untuk investasi atau tabungan jangka panjang, 20% untuk menambah dana darurat, 20% untuk kebutuhan Lebaran, 10% untuk orang tua atau keluarga, dan 10% untuk self reward. Pola ini membuat lebih dari separuh THR tetap produktif.

Sementara itu, bagi yang masih memiliki cicilan, prioritas sebaiknya diarahkan untuk memperbaiki arus kas.

Sekitar 30% THR bisa digunakan untuk membayar atau mengurangi utang, 25% untuk dana darurat, 20% untuk kebutuhan Lebaran, 15% untuk investasi, dan 10% untuk keperluan sosial atau keluarga.

Strategi ini membantu menekan beban bunga sekaligus mulai membangun fondasi keuangan yang lebih sehat.

Jika kondisi finansial masih ketat dan dana darurat belum tersedia, maka fokus utama adalah keamanan. Alokasikan 40% untuk dana darurat, 30% untuk membayar utang, 20% untuk kebutuhan Lebaran, dan 10% untuk tabungan.

Dalam situasi ini, sebaiknya hindari self reward berlebihan karena stabilitas jauh lebih penting daripada kepuasan sesaat.

Agar rencana berjalan disiplin, segera pisahkan dana prioritas begitu THR cair dengan mentransfernya ke rekening terpisah.

Batasi belanja konsumtif maksimal 30% dan hindari menambah cicilan baru hanya karena tergiur promo. Buat daftar belanja sebelum bertransaksi agar pengeluaran tetap terkendali.

THR memang datang setahun sekali, tetapi dampaknya bisa bertahan lama jika dikelola dengan strategi yang tepat.

Gunakan THR dengan perhitungan yang matang, bukan dorongan sesaat, agar uang tidak habis sia-sia dan justru memperkuat kondisi finansial Anda di masa depan.***

Tags: finansialinsightInvestasikeuanganTHR
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed
Ekonomi

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

...

Read moreDetails
Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

Berikut Ini Tantangan Utama Riau dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Ekonomi Kerakyatan

OJK Kembangkan Asuransi Karbon untuk Perkuat Pasar Karbon Nasional

Dua Perusahaan Tambang di Riau Sedang Dievaluasi, Satu Izin Perusahaan Dibekukan

Pemprov Riau Targetkan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kewajiban Rekening BRK Syariah

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Next Post
Selain Pembacokan Mahasiswi, Ini 3 Kasus di UIN Suska Riau yang Bikin Gempar

Selain Pembacokan Mahasiswi, Ini 3 Kasus di UIN Suska Riau yang Bikin Gempar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.