• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Cukai Pangan Bernatrium Bisa Tekan Daya Beli Konsumen, Harga Cemilan Berpotensi Naik

Gapmmi menilai rencana cukai pangan olahan bernatrium dapat menaikkan harga dan menekan daya beli. Pemerintah diminta fokus pada edukasi gizi.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 November 2025
Cukai Pangan Bernatrium

Cukai Pangan Bernatrium

114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) menyoroti sejumlah tantangan jika pemerintah benar-benar menerapkan kebijakan cukai atas produk pangan olahan bernatrium (P2OB) dalam kemasan. Kebijakan ini dinilai berpotensi mempengaruhi harga dan daya beli masyarakat.

Ketua Umum Gapmmi Adhi S. Lukman mengatakan, pungutan cukai biasanya diteruskan produsen kepada konsumen. Akibatnya, harga cemilan, mie instan, makanan kalengan, “serta produk olahan bernatrium lainnya diperkirakan naik signifikan jika kebijakan itu diberlakukan.”

Adhi menegaskan kenaikan harga dapat membebani konsumen di tengah daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya. Ia menilai penambahan beban biaya akan berdampak pada penurunan daya saing industri dan berpotensi menekan aktivitas ekonomi.

Selain menyoroti dampak harga, Adhi menyarankan pemerintah dan pelaku usaha memperkuat edukasi konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL). Menurutnya, edukasi menjadi langkah awal yang efektif untuk mengendalikan pola konsumsi tanpa menambah beban biaya masyarakat.

Ia menilai kesadaran konsumen untuk mengontrol konsumsi natrium dapat membantu menekan risiko penyakit tidak menular, seperti diabetes dan penyakit jantung. Adhi menyebut kolaborasi pemerintah dan industri sangat penting untuk membangun kebiasaan makan yang lebih sehat.

Sementara itu, PP 28/2024 mengamanatkan bahwa pangan olahan bernatrium termasuk dalam kategori barang yang dapat dikenakan cukai. Aturan tersebut disusun untuk mengendalikan konsumsi masyarakat terhadap pangan tinggi gula, garam, dan lemak.

Kementerian Keuangan sejak 2020 hingga 2024 telah mengkaji berbagai potensi barang kena cukai baru, termasuk P2OB, sepeda motor, batu bara, pasir laut, minuman berpemanis, hingga produk plastik. Namun tidak semua hasil kajian akan langsung diimplementasikan dalam waktu dekat.

Dalam Rencana Strategis Kemenkeu 2025–2029, pemerintah menargetkan penerbitan rekomendasi kebijakan cukai pangan olahan bernatrium (P2OB) dengan alokasi dana kajian Rp640 juta pada 2026. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kajian kebijakan cukai emisi kendaraan bermotor senilai Rp880 juta.***

Sumber: ddtc

Tags: bisnis
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proses produksi oleh-oleh khas Riau keripik kulit ikan patin Melayu Crackers (Malakers) | Foto: Bertuahpos / Melba.
Berita Pilihan

Kisah di Balik Kriuknya Melayu Crackers, Kulit Ikan Patin Berstranformasi Menjadi Oleh oleh Premium

...

Read moreDetails
Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Danantara Gabung KSSK untuk Perkuat Investasi, Fokus ke Pertumbuhan Ekonomi

Danantara Gabung KSSK untuk Perkuat Investasi, Fokus ke Pertumbuhan Ekonomi

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Laba Hutama Karya Lampaui Target, Kontrak Baru Naik 22 Persen

Laba Hutama Karya Lampaui Target, Kontrak Baru Naik 22 Persen

Proyek Mixed-Use Australia Senilai Rp25 Triliun Siap Digarap

Proyek Mixed-Use Australia Senilai Rp25 Triliun Siap Digarap

Next Post
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 3.000, Berikut Daftar Lengkap Semua Pecahan. Harga Antam Kembali ke Rp2,5 Juta Setelah Melonjak hingga Rp27 Ribu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 3.000, Berikut Daftar Lengkap Semua Pecahan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.