“Kami siap gotong royong dalam mengembangkan Jargas secara masif,” kata Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto.
BERTUAHPOS — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah melayani lebih dari 814.000 rumah tangga di berbagai wilayah di Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan energi melalui program Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga.
Jargas memberikan manfaat langsung berupa energi yang praktis, aman, tersedia 24 jam-tujuh hari, ramah lingkungan serta mendukung program pengurangan subsidi yang sedang dicanangkan pemerintah.
Program ini merupakan kontribusi aktif dari perusahaan yang merupakan Subholding Gas Pertamina itu, dalam mendukung visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang kini menginjak satu tahun pertama masa kepemimpinan.
“Kami siap gotong royong dalam mengembangkan Jargas secara masif,” kata Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto.
PGN mengoptimalkan pasokan gas bumi dari bumi Indonesia dan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia. Maka PGN juga terus menjalin sinergi yang intensif dengan pemerintah Untuk keberlanjutan layanan gas bumi sekaligus mendorong manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat.
Perusahaan juga memperluas layanan melalui skema beyond pipeline seperti CNG dan LNG. Di beberapa lokasi, PGN tengah mendorong ekosistem CNG seperti Bandung, Batam dan Medan, di mana PGN menghadirkan energi yang lebih sustainable bagi sektor ritel dan transportasi.
Tahun ini, PGN membangun Mother Station CNG pertama di Medan dengan kapasitas satu MMSCFD untuk perluasan pemanfaatan gas bumi di Sumatera Utara dan LNG Hub berkapasitas 15.000 MMBTU di Bandung sehingga masyarakat akan dimudahkan untuk mengakses gas bumi beyond pipeline.
Adapun Pemanfaatan LNG pun terus ditingkatkan melalui FSRU Lampung dan FSRU Jawa Barat, serta diperkuat dengan revitalisasi tangki LNG Arun yang dijadwalkan beroperasi akhir 2025.
Langkah ini diharapkan memperkuat pasokan dan memberikan dampak ekonomi positif di berbagai wilayah. Beberapa waktu lalu menerima kargo LNG ke-30 pada tahun 2025 dengan volume LNG sebesar 130 ribu m³ untuk memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik di Jawa Barat.
Arief menyatakan, gas bumi selama ini telah menjadi penggerak ekonomi nasional, khususnya di sektor industri. PGN melayani 3.298 industri & komersial, serta 2.644 pelanggan kecil/ UMKM.
Tentunya, layanan gas bumi PGN di pusat-pusat industri akan terus dijaga keandalannya. PGN juga berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuan industri melalui pelaksanaan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu untuk 7 sektor industri.***









