• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Presiden Prabowo Perlu Jaga Keseimbangan Diplomasi Antara China dan Amerika

Indonesia harus menjaga keseimbangan diplomasi antara Tiongkok dan AS di tengah perubahan geopolitik Asia Pasifik, tegas Prof. Aleksius Jemadu.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Oktober 2025
Presiden Prabowo Perlu Jaga Keseimbangan Diplomasi Antara China dan Amerika

Presiden Probowo Subianto.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Kawasan Asia dan Pasifik kini menjadi pusat perhatian dunia. Hal itu karena rivalitas kekuatan besar, transformasi ekonomi global, dan isu keamanan maritim saling berkelindan.

Menurut Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Pelita Harapan, Prof. Aleksius Jemadu, kebijakan luar negeri Indonesia tengah menghadapi kombinasi antara ketidakpastian global dan meningkatnya gejolak geopolitik.

“Keterlibatan Indonesia dalam forum BRICS tidak berarti meninggalkan ASEAN,” katanya dalam General Lecture bertema: Peluang dan Tantangan Dinamika Ekonomi dan Keamanan di Kawasan Asia dan Pasifik bagi Indonesia, sekaligus peluncuran buku: Pengantar Studi Hubungan Bilateral Tiongkok dengan Negara-negara di Asia dan Pasifik, belum lama ini.

Menurutnya, Indonesia akan tetap menjadikan ASEAN sebagai jangkar kebijakan luar negeri, sambil memperluas jejaring dengan kekuatan besar lainnya. “Tantangan bagi presiden kita adalah bagaimana menjaga keseimbangan diplomasi di tengah tekanan global,” ujar Prof. Aleksius.

Prof Aleksius juga menyoroti pergeseran sistem perdagangan internasional dari rule-based menuju deal-based, yang menuntut Indonesia memperkuat posisi tawarnya. Skspor Indonesia ke negara BRICS masih didominasi oleh Tiongkok, sementara Amerika Serikat tetap menjadi mitra penting.

Berdasarkan data Lowy Institute (2024), Tiongkok menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan porsi impor mencapai 24%, sedangkan Amerika Serikat sebesar 6,9%. Menurutnya, keseimbangan kerja sama ekonomi dengan kedua kekuatan tersebut harus dijaga agar Indonesia tidak bergantung pada satu pihak.

Selain itu, Prof. Aleksius menekankan pentingnya ketahanan pangan dan kemandirian nasional di tengah status Indonesia sebagai middle power. “Indonesia tidak boleh bergantung penuh pada negara lain untuk kebutuhan pangan. Kemandirian dan keberanian dalam diplomasi menjadi kunci posisi Indonesia di dunia yang semakin tidak pasti,” tegasnya.

Prof Anak Agung Banyu Perwita, Guru Besar Hubungan Internasional Unhan RI, melihat bahwa dimensi keamanan dan persaingan kekuatan di Asia Pasifik. Meningkatnya aktivitas Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan dan lonjakan belanja militer di kawasan menunjukkan intensitas kompetisi ekonomi-politik yang kian tajam.

“Asia Pasifik kini menjadi arena perebutan sumber daya strategis seperti nikel, batu bara, dan energi. Mahasiswa Hubungan Internasional harus peka membaca arah perubahan geopolitik ini,” ujar Prof. Banyu.

Menurutnya, Belt and Road Initiative (BRI) merupakan strategi besar Tiongkok dalam memenangkan great power competition, melalui tiga pilar utama; economic statecraft, diplomasi regional, dan modernisasi militer.

Berdasarkan analisis Lowy Institute, Tiongkok kini memiliki pengaruh dominan terhadap sebagian besar negara di Asia Pasifik, sedangkan Amerika Serikat hanya menjalin kedekatan kuat dengan tiga dari dua belas negara di kawasan tersebut.

Sebagai penutup, kegiatan ini juga menjadi ajang peluncuran buku karya Paramadina Asia and Pacific Institute (PAPI) berjudul: Pengantar Studi Hubungan Bilateral Tiongkok dengan Negara-negara di Asia dan Pasifik.

Buku yang disunting oleh Peni Hanggarini ini berisi analisis mendalam tentang hubungan luar negeri Tiongkok dengan berbagai negara di kawasan, dilengkapi studi kasus terkini dari dosen, mahasiswa, dan alumni Universitas Paramadina.***

Tags: Analisa
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026
Ekonomi

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

...

Read moreDetails
Siasat WFH 1 Hari Tekan Subsidi BBM Dikritik, Pengamat: Jangan Sampai Ojol Jadi Korban

Siasat WFH 1 Hari Tekan Subsidi BBM Dikritik, Pengamat: Jangan Sampai Ojol Jadi Korban

Kenapa Harga Emas Dunia ‘Tidak Berkilau’ di Tengah Eskalasi Perang Timur Tengah? Ini Kata Para Analis

Kenapa Harga Emas Dunia ‘Tidak Berkilau’ di Tengah Eskalasi Perang Timur Tengah? Ini Kata Para Analis

Ekonom Kritik Usulan Pajak Air Permukaan Sawit Per Pohon

Ekonom Kritik Usulan Pajak Air Permukaan Sawit Per Pohon

Prospek Harga Emas Diprediksi Masih Akan Cerah, Apa Pendorongnya?

Prospek Harga Emas Diprediksi Masih Akan Cerah, Apa Pendorongnya?

Investor Mulai Kembali Melirik Emas Usai Terkoreksi Dalam, Prediksi Harga Semakin Menggila?

Investor Mulai Kembali Melirik Emas Usai Terkoreksi Dalam, Prediksi Harga Semakin Menggila?

Next Post
Bagaimana dengan Ketahanan Eksternal Indonesia di Tengah Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD148,7 Miliar?

Bagaimana dengan Ketahanan Eksternal Indonesia di Tengah Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD148,7 Miliar?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.