BERTUAHPOS — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang belakangan menjadi perhatian publik, khususnya di tengah upaya efisiensi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan.
Kepada Bertuahpos, Rabu, 30 April 2025, Rizky mengatakan bahwa kebijakan PHK memang tidak bisa dihindari dalam dunia usaha, terutama ketika perusahaan harus menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan internal.
“PHK adalah konsekuensi yang kerap diambil oleh pengusaha saat harus melakukan efisiensi. Ini merupakan hal yang biasa dalam dunia usaha,” ujarnya.
Kendati demikian, menurutnya, langkah tersebut juga harus disikapi dengan bijak dan dilihat sebagai peluang untuk mendorong lahirnya wirausahawan baru.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, Kadin Pekanbaru telah membentuk tim khusus yang bertugas memberikan sudut pandang baru kepada pemangku kebijakan.
Tim ini diharapkan mampu menjembatani perbedaan cara pandang antara dunia usaha dan pemerintah, terutama dalam merespons dinamika ketenagakerjaan seperti PHK dan kebijakan lainnya yang berdampak langsung ke sektor riil.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sudut pandang pengusaha dan pemerintah itu sering kali berbeda. Tapi perbedaan ini bukan untuk dipertentangkan, justru bisa jadi dasar untuk menyusun kebijakan yang lebih solutif,” terang Rizky.
Kadin Pekanbaru juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Rizky menyebutkan bahwa selama ini pihaknya selalu berupaya terlibat aktif dalam perumusan kebijakan, khususnya yang berkaitan langsung dengan sektor ekonomi dan dunia usaha. Baik dalam hal kebijakan fiskal, insentif untuk UMKM, hingga penguatan ekosistem kewirausahaan di tingkat lokal.
Lebih jauh, Rizky menekankan pentingnya mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru di tengah tantangan ekonomi. Ia menilai, langkah ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi dampak PHK dan membuka lebih banyak lapangan kerja baru.
“Daripada melihat PHK sebagai akhir dari perjalanan karier, kita harus bantu mereka melihat ini sebagai awal baru untuk jadi pengusaha. Kadin siap memfasilitasi itu,” pungkasnya.
Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan pelaku usaha, Kadin Pekanbaru berharap dapat menciptakan solusi yang tidak hanya reaktif, tapi juga strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketenagakerjaan di daerah.***









