• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Psikolog Ungkap Bahaya FOMO di Kalangan Anak Muda Pekanbaru, Apa Saja Gejalanya?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 April 2025
Psikolog Ungkap Bahaya FOMO di Kalangan Anak Muda Pekanbaru, Apa Saja Gejalanya?

Psikolog Ungkap Bahaya FOMO di Kalangan Anak Muda Pekanbaru, Apa Saja Gejalanya?

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS, — Fenomena Fear of Missing Out atau FOMO kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental anak muda di Pekanbaru. Istilah ini merujuk pada rasa takut tertinggal atau kecemasan berlebihan ketika melihat orang lain tampak menikmati hidup yang lebih menyenangkan, terutama di media sosial.

Menurut Psikolog, Dr. Afifah Hana Wahyuni, FOMO bukan sekadar tren sesaat, tetapi sudah menjadi bagian dari tantangan psikologis yang nyata di era digital. Ia menilai, anak muda di Pekanbaru semakin rentan karena terus-menerus terpapar informasi dan aktivitas orang lain melalui media sosial.

“FOMO sering membuat seseorang merasa kehidupannya tidak cukup menarik. Ini memicu stres, kecemasan, bahkan bisa berkembang menjadi depresi jika tidak ditangani sejak dini,” ujar Afifah, kepada Bertuahpos, Senin, 21 April 2025.

Menurutnya, banyak anak muda terjebak dalam siklus membandingkan diri sendiri dengan pencapaian atau gaya hidup orang lain yang tampak sempurna di layar ponsel. Akibatnya, mereka merasa kurang, tertinggal, dan tidak bahagia dengan hidup mereka sendiri.

Beberapa gejala FOMO yang kerap dijumpai di kalangan anak muda di Pekanbaru antara lain: terlalu sering memeriksa media sosial, merasa cemas jika tidak online, dan terobsesi untuk selalu membagikan aktivitas pribadi demi mendapat pengakuan dalam bentuk likes atau komentar.

“Ada juga yang merasa bersalah atau gelisah ketika melihat teman-temannya berkumpul tanpa mereka. Padahal, tidak semua momen yang ditampilkan itu benar-benar seindah kenyataannya,” tambahnya.

Untuk mengurangi dampak buruk FOMO, Dr Afifah menyarankan sejumlah langkah konkret. Pertama, anak muda perlu mulai membatasi waktu penggunaan media sosial. Kedua, penting untuk fokus pada kegiatan nyata yang produktif dan menyenangkan, seperti olahraga, membaca, atau berkarya. Ketiga, membangun koneksi sosial yang bermakna secara langsung juga bisa membantu menumbuhkan rasa percaya diri dan kepuasan diri.

“Kesadaran adalah langkah awal. Kalau kita sadar bahwa media sosial hanya sebagian kecil dari realitas, kita tidak akan mudah terjebak dalam ilusi kebahagiaan orang lain,” jelasnya.

Fenomena FOMO menjadi pengingat bahwa dunia digital, meski menawarkan banyak manfaat, juga menyimpan risiko bagi kesejahteraan mental. Oleh karena itu, anak muda di Pekanbaru diimbau untuk lebih bijak bermedia sosial demi menjaga keseimbangan emosi dan kualitas hidup yang lebih sehat.***

(Lutfi/mg)

Tags: edukasiinsight
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital
Regional

Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital

...

Read moreDetails
Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Arsitek Respon soal Atap Seng Picu Kanker Paru-Paru

Arsitek Respon soal Atap Seng Picu Kanker Paru-Paru

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Next Post
FPTI Riau Siap “Tancapkan” Prestasi di Kancah Nasional — Targetkan Tuan Rumah Kejurnas 2026

FPTI Riau Siap “Tancapkan” Prestasi di Kancah Nasional — Targetkan Tuan Rumah Kejurnas 2026

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.