• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemprov Riau Tengah Siapkan Kawasan Industri Bukit Batu Bengkalis yang Bakal Dikelola BUMD Baru

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 April 2025
Pemprov Riau Tengah Siapkan Kawasan Industri Bukit Batu Bengkalis yang Bakal Dikelola BUMD Baru

Gubernur Riau Abdul Wahid | Foto. Dok. MCR.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemerintah Provinsi Riau terus memacu pengembangan kawasan industri sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang kini tengah digodok adalah pembentukan Kawasan Industri Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis.

Gubernur Riau Abdul Wahid, mengatakan bahwa Kawasan Industri Bukit Batu bakal dirancang untuk menyatukan potensi ekonomi wilayah Bukit Batu dan Dumai dalam satu koridor industri pantai timur. Dengan pengembangan terintegrasi, diharapkan wilayah ini akan menjadi salah satu pusat industri strategis baru di Sumatra.

“KEK Bukit Batu itu kami ingin Bukit Batu dan Dumai ini menyatu. Sepanjang pantai ini kawasan industri. Kalau perlu, Kota Dumai ini melebar,” ujarnya, di Kota Dumai, Senin 21 April 2025.

Adapun Kawasan Industri Bukit Baru sebelumnya adalah Kawasan Industri Buruk Bakul. Wahid ingin mengganti nama itu untuk memberi kesan agar upaya ini dilakukan secara sungguh-sungguh.

Pemprov Riau, kata dia, tengah menggodok rencana pengembangan fasilitas pendukung kawasan industri dengan menggandeng BUMD Bengkalis dan BUMD Provinsi Riau. Tak menutup kemungkinan, akan dibentuk satu BUMD baru yang mana core business-nya sesuai dengan kebutuhan, guna mempercepat realisasi proyek tersebut.

“Kami masih bicarakan fasilitasnya. Kolaborasi dengan BUMD sangat penting, bisa juga dibentuk BUMD baru agar lebih fokus,” katanya.

Luas lahan yang diproyeksikan untuk Kawasan Industri Bukit Batu mencapai 8.000 hektare. Fokus utama pengembangan kawasan ini adalah industri briket (bahan bakar padat) yang dinilai memiliki potensi pasar global yang besar, terutama di sektor energi dan ekspor.

Lebih lanjut, Gubernur Wahid menegaskan bahwa proyek ini diarahkan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Dia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Investasi untuk menyampaikan rencana ini secara detail. “Potensi KEK Bukit Batu ini besar, dan insya Allah akan kami paparkan langsung gambaran bisnisnya ke pusat,” ungkap Wahid.

Secara geografis, Bukit Batu terletak di kawasan pesisir Kabupaten Bengkalis dan berbatasan langsung dengan Kota Dumai. Wilayah ini memiliki akses langsung ke jalur pelayaran Selat Malaka serta berdekatan dengan pelabuhan dan infrastruktur jalan nasional, menjadikannya lokasi strategis untuk pengembangan industri dan logistik.

Bukit Batu juga dikenal sebagai wilayah kaya akan sumber daya alam, termasuk bahan baku briket seperti tempurung kelapa dan limbah biomassa. Selain itu, kawasan ini relatif belum padat penduduk, membuka ruang besar untuk pengembangan industri berskala besar.

Adapun briket kini menjadi primadona baru dalam dunia energi alternatif. Di tengah tantangan krisis energi dan isu lingkungan yang semakin mendesak, briket hadir sebagai solusi berkelanjutan. Dibuat dari bahan-bahan organik yang dipadatkan, seperti arang, batubara, limbah biomassa, hingga sampah organik, briket menawarkan efisiensi tinggi dengan jejak karbon yang lebih rendah.

Tak hanya ramah lingkungan, briket juga ekonomis dan bisa dimanfaatkan limbah rumah tangga atau limbah pertanian untuk menghasilkan bahan bakar mandiri. Sifatnya yang padat membuatnya mudah disimpan, dibawa, dan digunakan, baik untuk kebutuhan rumah tangga, industri kecil, hingga pembangkit energi skala besar.***

Tags: ekonomiindustri
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Bervariasi, 1 Gram Antam Rp2,034 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Bervariasi, 1 Gram Antam Rp2,034 Juta

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.