• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dian Sastrowardoyo, Seni Tradisional Perlu “Diracik” dengan Teknologi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Agustus 2024
Dian Sastrowardoyo, Seni Tradisional Perlu “Diracik” dengan Teknologi

Dian Sastrowardoyo saat memerankan Gadis Kretek (Foto: Tangkapan Layar)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Teknologi modern perlu hadir menjamah seni tradisional. Tujuannya, agar selera generasi terkini terpenuhi, dan seni tradisional tak ditinggalkan, kata aktris ternama Dian Sastrowardoyo.

Dia hadir dalam pembukaan Festival Indonesia Bertutur 2024 di Lapangan Chandra Muka Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dari tanggal 7 hingga 18 Agustus 2024.

Bintang film “Ada Apa dengan Cinta” itu telah menjadi ikon dari festival ini.

Ia pun sepakat perlu ada pembaharuan dalam seni tradisional di Indonesia, agar lebih relevan sehingga juga bisa dinikmati oleh negerasi masa kini. Caranya, mungkin bisa mengedepankan potensi media digital, seperti; film dan instalasi seni.

“Kita juga harus menjawab kebutuhan penonton yang sekarang sudah semakin modern,” ujarnya.

Festival ini, hadirkan beragam bentuk seni yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Acara tersebut mengambil tempat di lokasi ikonik seperti Ubud dan Batubulan di Kabupaten Gianyar, serta Nusa Dua di Kabupaten Badung.

Festival ini menawarkan berbagai pertunjukan, instalasi seni, dan pemutaran film, termasuk film “Samsara” karya Garin Nugroho yang langka.

Dian mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengunjungi festival ini sebagai bentuk penghargaan terhadap kekayaan seni dan budaya Indonesia.

Selain itu, Dian juga merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya sebagai Ikon Indonesia Bertutur 2024, yang memungkinkannya untuk menampilkan film pendek karyanya.

Film ini akan diputar pada tanggal 13 Agustus 2024 di salah satu galeri seni di Ubud.

Festival Indonesia Bertutur di Bali tahun ini terinspirasi oleh Subak, sistem irigasi tradisional Bali yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012. 

Pemilihan lokasi festival yang berpindah setiap tahunnya menunjukkan keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia, seperti pada pelaksanaan festival pertama di Candi Borobudur pada 2022.

Dengan ini, Dian dan penyelenggara festival berharap dapat memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada audiens yang lebih luas, sekaligus mempromosikan penggunaan teknologi untuk memperkaya cara penyajian seni tradisional.***

Tags: budayaSeni
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas
Nasional

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

...

Read moreDetails
Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Tom Tandio di Artists - Art Fair Pekanbaru: Ini Ruang untuk Membangun Jejaring

Tom Tandio di Artists – Art Fair Pekanbaru: Ini Ruang untuk Membangun Jejaring

Next Post
Sidang BAORI Gagal, Pihak Azzahra Hanya Sanggup Bayar Kompensasi Rp 300 Juta

Sidang BAORI Gagal, Pihak Azzahra Hanya Sanggup Bayar Kompensasi Rp 300 Juta

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.