• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hubungan Kian Tegang Setelah China Tahan Kapal Nelayan Taiwan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Juli 2024
110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Risiko ketengan antara China dan Taiwan semakin meningkat setelah China menahan sebuah kapal nelayan Taiwan, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz.

Menurut otoritas maritim di Taipei, kapal nelayan tersebut dihentikan oleh Penjaga Pantai China pada Selasa (2/7/2024) malam di dekat pulau Kinmen, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari China.

Kapal Penjaga Pantai Taiwan sempat mencoba menghentikan penahanan tersebut. Namun, “karena kapal kami telah memasuki jauh ke wilayah perairan teritorial pihak lain, untuk menghindari eskalasi konflik, pengejaran dihentikan,” jelas otoritas maritim Taipei.

Kapal nelayan tersebut kemudian dibawa ke Weitou, sebuah pelabuhan di kota Quanzhou, provinsi Fujian, China. Awak kapal terdiri dari satu orang Taiwan dan lima pekerja asing, menurut laporan Central News Agency yang berbasis di Taipei.

Insiden yang Memanas

Meskipun insiden yang melibatkan kapal penangkap ikan dari kedua belah pihak sering terjadi, kejadian terbaru ini terjadi di tengah tekanan yang meningkat dari Beijing terhadap Presiden Taiwan Lai Ching-te.

China menuduh Lai mendorong kemerdekaan untuk pulau tersebut, yang didukung oleh Amerika Serikat. Beijing berjanji akan mengendalikan Taiwan suatu hari nanti, bahkan jika perlu dengan kekerasan.

China baru saja mengadakan latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan hanya beberapa hari setelah Lai menjabat pada bulan Mei.

Pejabat di Taipei dalam beberapa hari terakhir menyatakan kekhawatiran bahwa China akan menahan lebih banyak warga Taiwan untuk menekan Lai.

Pekan lalu, Taiwan menaikkan peringatan perjalanan ke China hingga level tertinggi kedua, didorong oleh keputusan Beijing untuk memperluas undang-undang yang mengancam “separatis” dari pulau tersebut dengan hukuman mati.

Wilayah Sengketa

Taiwan menguasai banyak pulau kecil seperti Kinmen yang hanya berjarak beberapa kilometer dari China dan merupakan daerah penangkapan ikan yang kaya. Hal ini sering membuat penjaga pantai kedua pihak bersinggungan.

Awal tahun ini, sebuah speedboat terdaftar di China yang membawa empat orang terbalik di dekat Kinmen saat dikejar, setelah menolak pemeriksaan oleh otoritas Taiwan.

Dua nelayan China diselamatkan sementara dua lainnya meninggal dunia. Taiwan menyatakan penyesalan atas “insiden yang tidak menguntungkan” namun menyatakan bahwa Penjaga Pantai mereka bertindak secara sah dan wajar. 

China mengutuk kematian tersebut, dengan mengatakan bahwa kejadian itu merusak niat baik antara orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan.

Pada bulan Maret, China menahan dua pria yang kapalnya tersesat dalam kabut di perairan dekat Kinmen. Salah satu pria telah dibebaskan, namun yang lainnya masih dalam tahanan China.

Dia adalah anggota aktif angkatan bersenjata Taiwan, dan keluarganya kemudian berhasil mendapatkan pembebasannya dari dinas militer, yang mungkin bertujuan untuk memfasilitasi pembebasannya.***

Tags: chinaInternasionalkapal nelayantaiwan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif
Ekonomi

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

...

Read moreDetails
Trump Sempat Tawarkan Senjata ke China, Gedung Putih yang “Cuci Piring”

Trump Sempat Tawarkan Senjata ke China, Gedung Putih yang “Cuci Piring”

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Next Post

Sosialisasikan Layanan Sertifikat Elektronik, Begini Penjelasan Pj Gubri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.