• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sektor Konstruksi Diprediksi ‘Kuasai’ Kredit Perbankan 2023

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Juli 2023
kredit konstruksi

sektor konstruksi kuasai kredit perbankan

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Sektor konstruksi diperkiraan akan menguasai kredit perbankan pada triwulan kedua tahun 2023.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia, ada indikasi penyaluran kredit baru yang meningkat.

Hal ini terlihat dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru 94,0 persen.

Secara sektoral, perkiraan pertumbuhan penyaluran kredit baru terutama terjadi pada sektor konstruksi (SBT 82,2 persen).

Lalu, diikuti oleh sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan (SBT 79,5 persen), dan industri pengolahan (SBT 77,9 persen).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resminya mengungkapkan, pertumbuhan kredit baru terjadi pada hampir seluruh jenis kredit.

Kecuali kredit investasi yang sedikit lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya.

Pada triwulan ketiga tahun 2023, penyaluran kredit baru diprakirakan tetap terjaga tumbuh positif, terindikasi dari SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 86,3%.

“Standar penyaluran kredit pada triwulan III 2023 diprakirakan sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya dilansir dari CNBC Indonesia.

Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 0,1%. 

Kebijakan penyaluran kredit diprakirakan lebih ketat, antara lain pada suku bunga kredit dan premi kredit berisiko.

Hasil survei juga menunjukkan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan.

Responden memprakirakan pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 10,9 persen (yoy), tumbuh positif meski tidak setinggi realisasi pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 11,4 persen (yoy).

“Optimisme tersebut antara lain didorong oleh prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit,” ujarnya.

Sementara itu, Bank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan per Mei 2023 kembali berakselerasi.

Menjelang akhir kuartal II/2023 penyaluran dana dari bank tumbuh 9,39 persen secara tahunan (yoy).

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya, yakni 8,08 persen yoy.

Bila dirinci, perbankan syariah membukukan pertumbuhan pembiayaan lebih tinggi dari industri, yakni 19,5 persen yoy.

Satu pendorongnya adalah segmen UMKM yang naik 7,61 persen yoy dengan realisasi kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 80,25 triliun.

BI juga melaporkan kondisi likuiditas perbankan sangat mendukung untuk ekspansi kredit.

Per Mei 2023 rasio alat likuid per dana pihak ketiga (AL/DPK) pada posisi 27,52 persen. Sebagai informasi batas bawah AL/DPK adalah 10%.

Selain itu, bank juga tercatat memiliki rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 25,54 persen.

Angka ini jauh di atas batas bawah yang ditetapkan regulator sebesar 10 persen.***

Tags: financeKredit
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

BRI Tegaskan Penyaluran KUR Tetap Selektif dan Ketat, Per April 2026 Lebih Rp2 Triliun Terealisasi
Bisnis

BRI Tegaskan Penyaluran KUR Tetap Selektif dan Ketat, Per April 2026 Lebih Rp2 Triliun Terealisasi

...

Read moreDetails
Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,58 Triliun untuk 237 Ribu Nasabah Terdampak Bencana di Sumatera

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,58 Triliun untuk 237 Ribu Nasabah Terdampak Bencana di Sumatera

Kredit Sektor Properti Melompat Tajam

Kredit Sektor Properti Melompat Tajam

OJK Catat Kredit Nganggur Rp2.500 Triliun, Masih Ada Ruang untuk Dorong Sektor Riil

OJK Catat Kredit Nganggur Rp2.500 Triliun, Masih Ada Ruang untuk Dorong Sektor Riil

APJAPI Klarifikasi Praktik Penagihan dan Imbau Masyarakat Waspada Informasi Menyesatkan

APJAPI Klarifikasi Praktik Penagihan dan Imbau Masyarakat Waspada Informasi Menyesatkan

Next Post
kualitas sdm, izin cerai asn pemprov riau

Penghapusan THL Bikin Angka Pengangguran Meningkat, Gubri: Riau Masih Butuh Tenaga Honorer

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.