• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rp2,42 Triliun Klim RS Covid-19 Tak Bisa Dibayar, Kemenkes Sebut Bukan Pemerintah Tak Punya Duit, Lalu Kenapa?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
14 Februari 2022
Ilustrasi.

Ilustrasi.

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Sebanyak Rp2,42 triliun klaim perawatan rumah sakit terhadap pasien Covid-19 di tahun 2021, tak dibayarkan pemerintah. Kementerian Kesehatan mengklaim masalahnya bukan karena pemerintah tak punya duit.

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Khalimah menyebut tahun 2021, klaim rumah sakit Covid-19 diketahui sebesar Rp90,2 triliun. Per tanggal 9 Februari lalu, sebanyak Rp2,42 triliun tidak dapat dibayarkan dengan rincian Rp680 miliar kedaluwarsa dan Rp1,74 triliun dispute.

Sementara, saat ini klaim yang sudah bisa dibayarkan sebesar Rp62,68 triliun dan sisa klaim yang harus dibayar Kemenkes sebesar Rp25,1 triliun.

“Klaim yang tidak dapat dibayarkan sebanyak Rp2,42 triliun. Itu yang termasuk dalam kedaluwarsa dan tidak sesuai sebesar Rp680 miliar, kemudian dispute yang tidak dapat dibayarkan Rp1,74 triliun,” kata Siti dalam diskusi virtual, dikutip pada Senin, 14 Februari 2022.

Klaim dispute adalah klaim yang diajukan terdapat ketidaksesuaian atau terjadi ketidaksepakatan antara BPJS kesehatan dengan rumah sakit atas klaim yang menyangkut pelayanan atau tindakan klinis yang berdampak terhadap pembayaran klaim pelayanan pasien Covid-19.

Klaim kedaluwarasa adalah klaim yang sudah melewati masa pengajuannya. Klaim pelayanan pasien Covid-19 pada tahun 2021 adalah sampai dengan Oktober 2021. Masa kedaluwarsa klaim pelayanan pasien Covid-19 pada tahun 2021 adalah dua bulan sejak pelayanan selesai.

Siti menuturkan, angka klaim kedaluwarsa dan dispute yang tak bisa dibayar ini lebih sedikit dari tahun 2020, secara persentase.

Dia menambahkan tim penyelesaian klaim dan klaim dispute (TPKD) Kemenkes masih melakukan percepatan untuk pencairan klaim yang belum dibayarkan. Dari jumlah tersebut, TPKD sudah melakukan verifikasi atas rekonsiliasi data klaim dari tiap rumah sakit sebesar Rp7,92 triliun. Siti mengaku proses ini lebih membutuhkan waktu karena telah lewat dari masa pembayaran.

“Karena ini adalah klaim tunggakan lewat tahun, maka harus dilakukan review dulu oleh BPKP. Kita targetkan minggu depan kita sudah mulai verifikasi. Kalau mereka (RS) cepat, kita bisa cepat untuk proses ini,” ucap Siti.

Siti pun meminta RS rujukan OVID-19 yang belum mengajukan klaim ke pemerintah untuk layanan Desember 2021, untuk segera mengurusnya paling lambat pada 28 Februari 2022 atau hari terakhir sebelum kedaluwarsa.

Sebab, Kemenkes juga masih perlu melakukan pengajuan anggaran tambahan ke Kementerian Keuangan. “Memang harus ada ajuan dari kita dengan nilai yang fix. Oleh karena itu, kami memang sangat memerlukan rekonsiliasi ini dengan rumah sakit, sehingga kebutuhan realnya itu bisa kami ajukan ke Kemenkeu karena ini menggunakan anggaran khusus, bukan anggaran reguler Kemenkes,” urai Siti. (bpc2)

Tags: rumah sakit
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyek Pembangunan Rumah Sakit UPT Kemenkes Riau sudah 90 Persen
Regional

Proyek Pembangunan Rumah Sakit UPT Kemenkes Riau sudah 90 Persen

...

Read moreDetails
Tata Kelola Rumah Sakit Diperkuat, Dinkes Riau Soroti Regulasi Baru

Tata Kelola Rumah Sakit Diperkuat, Dinkes Riau Soroti Regulasi Baru

BOR Tembus 91,54 Persen, Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap RSUD Arifin Achmad Cenderung Membaik

RSUD Arifin Achmad Ditunjuk Kemenkes Jadi Pengampu Layanan Jantung se-Riau, Gantikan RSUP M Djamil Padang

BOR Tembus 91,54 Persen, Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap RSUD Arifin Achmad Cenderung Membaik

BOR Tembus 91,54 Persen, Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap RSUD Arifin Achmad Cenderung Membaik

Disnakertrans Riau Bidik Kepatuhan BPJS dan Kontrak Kerja di Kasus RS Santa Maria

Disnakertrans Riau Bidik Kepatuhan BPJS dan Kontrak Kerja di Kasus RS Santa Maria

kenaikann iuran BPJS

KPK Ultimatum Rumah Sakit yang Mengajukan Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan

Next Post
Demo BEM SI

Respon Ngabalin Soal Foto Jokowi Disejajarkan dengan Soeharto

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.