• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Kata Politisi PKS Soal Yatim Covid-19 yang Harusnya Dapat Perlindungan Negara

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Agustus 2021
Kasus Konfirmasi Covid-19

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kurniasih Mufidayati menilai, seharusnya orang tua tunggal dan anak yatim yang ditinggal wafat akibat Covid-19, seharusnya mendapat jaminan dan perlindungan negara.

Hal ini merujuk pada tingginya data kematian yang membuat jumlah orang tua tunggal baru dan anak yatim piatu meningkat.

“Itu menjadi kewajiban negara. Jika tidak ada perlindungan, bisa jadi mereka akan lebih berat kehidupannya,” ujar Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) itu menuturkan.

Dia mengungkapkan bahwa pemerintah perlu menyelesaikan pendataan nasional untuk anak yatim yang ditinggal wafat orang tuanya karena Covid-19. Pasalnya, simpang siur data terkait bantuan sosial masih sering ditemui di lapangan.

“Data dari Satgas Covid-19 per 20 Juli 2021 ada 11.045 anak menjadi yatim piatu, yatim atau piatu. Saya kira datanya akan lebih besar,” jelas Mufida.

Anggota Komisi IX DPR itu juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi orang tua tunggal, terutama kaum ibu yang ditinggal pasangan karena Covid-19. Seiring penghentian bantuan kematian bagi yang wafat karena Covid-19.

Dikatakannya, daya tahan keluarga akan menjadi sangat rentan apabila orang tua tunggal sebagai kepala rumah tangga harus berjuang mati-matian mencukupi kebutuhan sehari-hari di masa pandemi.

“Menjadi orang tua tunggal tanpa pandemi saja perlu perjuangan, apalagi di tengah berbagai kondisi sulit saat ini. Sehingga mereka harus mendapat perlindungan,” tegas Mufida. (bpc2)

Tags: anak yatim covidorang tua tunggalwafat akibat covid
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Anak Yatim Covid
Berita

Proses Pendataan Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19 Terkendala NIK

...

Read moreDetails
Next Post
HIPMI Riau

Maju Jadi Caketum HIPMI Riau Rahmad Ilahi Dapat Dukungan dari Inhil 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.