• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Koalisi ResponsiBank Indonesia Ajukan Pengaduan Terhadap ING Karena Danai PLTU Batubara Baru

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 April 2021
Koalisi Responsibank

Perkumpulan Prakarsa

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA — Organisasi masyarakat sipil Indonesia yang tergabung dalam Koalisi ResponsiBank Indonesia mengajukan pengaduan resmi terhadap Internationale Nederlanden Groep (ING) Bank atas pembiayaannya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara baru kedua di Indonesia. 

PLTU Batubara ini telah menyebabkan kerusakan lingkungan, pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi. Hari ini, 26 April 2021, juga bertepatan dengan berlangsungnya Rapat Pemegang Saham tahunan ING. 

Menurut data WALHI Dwi Sawung, ING mendanai PLTU batubara Cirebon 2 senilai US$592 juta. ING sebelumnya juga telah mendanai PLTU batubara Cirebon 1, dan memberikan pinjaman US$182 juta kepada Marubeni, perusahaan di balik pembangunan Cirebon 2.

Koordinator Responsibank Indonesia, Ah Maftuchan mengungkapkan, ING berbagi tanggung jawab atas zat beracun yang berdampak terhadap lingkungan, kerugian bagi petani dan nelayan, dan kematian akibat polusi udara. 

“Setiap PLTU batubara di Indonesia menyebabkan rata-rata 600 kematian tambahan setiap tahunnya,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima Bertuahpos.com, Senin, 26 April 2021.

Dia menambahkan, biarkan ING menanggapi keprihatinan penduduk lokal Indonesia tentang korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia sebagai akibat dari PLTU batubara baru di Indonesia dan menanganinya. 

“Jika ING tidak mau atau tidak dapat melakukannya, ING perlu bertanggung jawab dan menghentikan pembiayaan PLTU batubara di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif WALHI Jabar Meiki W Paendong mengungkapkan, bahwa PLTU Cirebon 2 yang pendanaannya didukung oleh ING telah berdampak buruk pada lingkungan dan hilangnya mata pencaharian ratusan buruh tambak garam, serta membuat wilayah tangkap nelayan semakin sempit. 

“ING tampaknya tidak memiliki niat baik dan melepas tanggung jawabnya terhadap semua dampak yang muncul akibat dari proyek PLTU di Cirebon. Sudah waktunya ING berhenti dan tidak lagi mendanai bisnis batu bara terutama di sektor PLTU,” tuturnya.

Pengaduan terhadap ING diajukan oleh ResponsiBank Indonesia, sebuah koalisi dari 13 LSM Indonesia dan bagian dari Fair Finance International, dimana Fair Finance Guide juga merupakan bagiannya. 

Keluhan tersebut ditujukan kepada Steven van Rijswijk, CEO ING. Dalam pengaduan tersebut, LSM Indonesia mendesak ING untuk mengambil 3 langkah konkret, pertama,  menjelaskan secara publik langkah-langkah yang telah diambil bank untuk mencegah kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia akibat PLTU Batubara Cirebon 1 dan sebagai akibat dari PLTU Batubara Cirebon 2.

Kedua menjelaskan secara terbuka langkah-langkah apa yang telah diambil ING untuk mencegah korupsi dan langkah-langkah yang akan diambil ING setelah jelas bahwa korupsi berperan dalam mendapatkan izin lingkungan untuk Pabrik Batubara Cirebon 2.

Ketiga, jika ING tidak mau atau tidak dapat memberikan jawaban konkret atas pertanyaan-pertanyaan ini, maka ING menghentikan pendanaan dan menarik diri dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Batubara Cirebon 2.

Pada 2017 dan 2018, Koalisi ResponsiBank Indonesia telah bersurat kepada ING terkait keprihatinan atas pembiayaan PLTU batubara lain di Indonesia. ING menanggapi email pertama dengan istilah yang sangat umum dan sama sekali tidak menanggapi email kedua. 

Akibatnya, ResponsiBank saat ini pertama kalinya memilih untuk mengajukan pengaduan resmi kepada ING di meja pengaduan resminya, juga memutuskan untuk mempublikasikan pengaduan ini, dan meneruskan pengaduan tersebut kepada Pemerintah Belanda, yaitu Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan, serta Parlemen Belanda.

ResponsiBank Indonesia, bagian dari inisiatif Fair Finance Asia dan Fair Finance International, berkomitmen untuk memastikan bahwa keputusan pendanaan lembaga keuangan menghormati kesejahteraan sosial dan lingkungan masyarakat lokal. 

Koalisi Responsibank Indonesia mendorong bank-bank yang berinvestasi di Indonesia untuk mengadopsi kebijakan dan praktik “perbankan berkelanjutan” yang sejalan dengan tujuan Perjanjian Paris, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Prinsip-Prinsip Panduan Bisnis Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Hak Asasi Manusia (UNGP). (bpc2)

Tags: batubaracireboninglingkunganpltuResponsiBankWalhi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN
Lingkungan

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

...

Read moreDetails
Kredit Biodiversitas Dilirik untuk Konservasi, Risiko Tak Ramah Lingkungan Mengemuka

Kredit Biodiversitas Dilirik untuk Konservasi, Risiko Tak Ramah Lingkungan Mengemuka

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

Ini 15 Perusahaan Sawit dengan Titik Panas Terbanyak Hasil Pemetaan Walhi

WALHI Kritik Perdagangan Karbon, Orang Kaya Bisa Bebas Emisi, Masyarakat Kecil Tak Dapat Apa-apa

WALHI Kritik Perdagangan Karbon, Orang Kaya Bisa Bebas Emisi, Masyarakat Kecil Tak Dapat Apa-apa

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Next Post

PBNU Minta Warga Nahdliyin Selenggarakan Shalat Ghaib untuk Kru KRI Nanggala 402

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.