• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

AS Diminta Cabut Larangan Ekspor Kapas Xinjiang

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Januari 2021
103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — China menekankan bahwa produksi kapas di Xinjiang yang dilakukan dengan sistem kerja paksa terhadap pekerja muslim, merupakan suatu kebohongan besar.

Oleh sebab itu China menuntut Washington untuk mencabut larangan impor kapas dan tomat dari wilayah Xinjiang. Larangan AS terhadap hal ini diumumkan pada 13 Januari 2021. Hal ini dianggap akan memperpanjang konflik antar kedua negara tersebut.

Sebelumnya, Trump sudah menjatuhkan perlawanan terhadap pejabat, perusahaan dan barang-barang China terkait hak asasi manusia, keamanan dan keluhan lain.

AP News, melaporkan dampak komersial dari pelarangan tersebut tidak jelas. Tapi, Beijing sensitif terhadap kritik tentang wilayah Xinjiang, tempat lebih dari 1 juta orang Uighur dan minoritas Muslim lainnya tinggal di kamp-kamp penahanan.

Beijing membantah telah memperlakukan mereka dengan buruk. Pihaknya mencoba mempromosikan pembangunan ekonomi dan pemberantasan radikalisme.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan, isu kerja paksa yang disampaikan pihak AS adalah kebohongan pada abad ini. Ia menuduh AS ingin merugikan perusahaan China dan pembangunan negara.

“Kami mendesak pihak AS untuk menghormati fakta, segera menarik kesimpulan yang salah dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri China dengan dalih masalah terkait Xinjiang,” kata Zhao. (bpc2)

 

Tags: kapas di Xinjiangkebun kapas di chinanegara penghasil kapasProduksi kapas
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post

Dodi Hendra Ditunjuk Jadi PAW Ketua DPRD Solok 2019-2024

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.