• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kaum Imigran di Pekanbaru Berpotensi Alami Tekanan Psikis Berat di Tengah Pandemi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Desember 2020
psikis kaum imigran

Imihgran di Pekanbaru.

114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kaum imigran yang tengah mencari suaka di Pekanbaru, dianggap sebagai kelompok rentan terhadap tekanan psikis berat di tengah pandemi corona [Covid-19].

Menurut Kepala Bagian Perencana dan Program, Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia [PKBI] Riau Kuntum Khaira, sejak awal berada di Pekanbaru [yang merupakan negara asing] kaum imigran berada dalam ketidakpastian.

“Selama pandemi mereka semakin berada dalam keterbatasan. Kemudian mereka harus menunggu dalam batas waktu yang tidak jelas untuk dipindahkan ke negara ketiga. Situasi ini akan menambah tekanan benan mental sehingga sangat berdampak besar terhadap psikis mereka,” katanya, Jumat, 25 Desember 2020.

Dia menambahkan, di Riau ada sembilan akomodasi [tempat tinggal imigran], lima diantaranya terdapat di Pekanbaru. Untuk satu akomodasi terdiri dari lima kepala keluarga.

Dengan segala keterbatasan sangat berpotensi pagi kaum imigran di hadapkan pada tekanan psikis berat.

“Kondisi seperti ini akan memungkinkan terhadap segala tindakan yang akan terjadi. Salah satunya tindakan kekerasan berbasis gender. Misalnya tindakan [kekerasan] suami terhadap istri, sehingga berdampak kepada anak-anak mereka,” kata Kuntum Khaira.

Khaira mengatakan, PKBI bekerjasama dengan International Organization of Migration [IOM] untuk melakukan pendampingan terhadap kaum pengungsi di masa pandemi Covid-19, dalam upaya pencegahan terjadinya tindak kekerasan gender.

“Kami [PKBI] sebelumnya sudah melakukan training berbasis gender kepada kaum pengungsi [Imigran] untuk para pengungsi. Selain itu kami juga sudah membentuk tim peduli kekerasan berbasis gender di setiap akomodasi [kelompok imigran] di Pekanbaru,” ungkapnya.

Dengan kata lain, setiap akomodasi dilibatkan satu perwakilan dari imigran ke dalam tim ini, yang bertugas untuk melakukan pemantauan. Jika terjadi sesuatu, maka tim inilah yang pertama sekali akan melakukan pendampingan.

“Merekalah nantinya yang akan memberikan pendampingan pertama, termasuk memperhitungkan jika memang perlu dilakukan langkah-langkah lanjutan. Cenderung memang kekerasan itu terjadinya di lingkaran keluarga yang melibatkan anggota keluarga mereka masing-masing,” tuturnya.

“Terutama bentuk pendampingan psikologis, penyelesaian masalah dengan pendekatan mental. Kecuali memang kalau korbannya mengalami kekerasan fisik sampai ada luka, jika memang perlu dilakukan visum atau tindakan hukum lainnya, baru akan dilakukan tindakan seperti itu,” sambungnya. (bpc2)

Tags: Covidimigran pekanbarukaum imigranmasalah imigran
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

penjemputan jemaah haji, dipulangkan, pemulangan jemaah haji
Berita

6 Jemaah Haji Riau Positif Covid-19, Indra Yovi: Cukup Isoman Saja

...

Read moreDetails
rakor gubernur se-seumatera, vaksin booster riau, kelangkaan solar

Vaksin Booster di Riau Masih Rendah, Pemda Didorong Bergerak Masif

krisis pandemi

Alasan Indonesia Bisa Bebas dari Krisis Akibat Pandemi

varian baru deltacron, subvarian omicron

Subvarian Baru Covid-19 Omicron, Riau Perlu Percepatan Vaksinasi Booster

tenaga honorer, ASN wajib ngantor

Nggak Ada Cerita WFH, Semua ASN di Pemprov Riau Sudah Wajib Ngantor

Imigran Rohingya

Kasus Pengungsi Rohingya Melarikan Diri Sudah Terjadi Sejak Dipindahkan dari Lhokseumawe

Next Post

Khutbah Jumat: Jangan Pelit Ilmu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.