• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Di Tengah Kondisi Seperti Ini, Masih Saja Birokrasi Jadi Penghambat Distribusi APD ke Daerah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Lagi-lagi birokrasi. Di tengah kondisi seperti ini (wabah COVID-19) birokrasi dianggap salah satu penghambat pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) ke daerah. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Faqih turut membenarkan kondisi itu.

Mengutip Kata Data, Daeng menyebut bahwa penyaluran APD harus melalui proses yang sangat panjang dari pemerintah pusat ke daerah. Harus melalui provinsi, pemerintah daerah, kabupaten/kota, lalu ke rumah sakit. 

“Ada beberapa rumah sakit yang kurang mendapat pembagian APD,” kata Daeng, Sabtu 18 April 2020.

Dia menuturkan, distribusi APD diprioritaskan kepada rumah sakit rujukan COVID-19 milik pemerintah. Alhasil, rumah sakit swasta minim APD. Hal itu tidak hanya terjadi di daerah, tapi juga dialami oleh rumah sakit swasta di Jabodetabek yang menjadi klaster penyebaran COVID-19 turut mengalami permasalahan serupa. 

“Mereka sudah ajukan ke pemerintah daerah masing-masing, namun yang diberikan sangat terbatas,” ujarnya. 

Kata Daeng, IDI berharap BNPB bisa lebih tanggap mengenai distribusi APD. Apalagi, minimya APD menjadi salah satu penyebab gugurnya tenaga medis dan tenaga kesehatan selama menangani pasien corona. 

Akibat hal itu, banyak dokter yang memodifikasi sendiri APD saat menangani pasien. Padahal, APD yang dibuat sendiri, seperti dari plastik biasa, tak bisa 100% menjaga tenaga medis dari penularan COVID-19. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Staf Khusus Mentri BUMN Sebut "Mafia Industri Kesehatan Bermain" di Tengah Wabah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.