• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jadi Foto di Uang Rp5,000, Ternyata KH Idham Chalid Punya Kisah Menarik dengan Buya Hamka

Romi J. by Romi J.
27 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Foto KH Idham Chalid terpampang di uang pecahan Rp5,000. Namun tahukah kamu, KH Idham Chalid punya kisah menarik bersama Buya Hamka?

Saat itu, Buya Hamka merupakan salah satu pimpinan Muhammadiyah. Sementara, Nahdatul Ulama (NU) dipimpin oleh KH Idham Chalid.

Dalam berdakwah, dua tokoh ini mencontohkan toleransi dalam Islam. Saat bepergian, ketika salat subuh, dua ulama ini tentu berbeda pendapat. Buya Hamka yang Muhammdiyah tentu tidak membaca doa qunut. Sebaliknya KH. Idham Chalid sebagai NU tentu membaca doa qunut.

Dua ulama ini secara bergantian menjadi imam salat subuh. Ketika Buya Hamka yang menjadi imam, dia membaca doa qunut, karena menghormati KH. Idham cChalid.

KH. Idham Chalid juga melakukan hal yang sama. Ketika gilirannya menjadi imam salat subuh, karena menghormati Buya Hamka yang Muhammadiyah, dia tidak membaca doa qunut.

Begitulah bentuk toleransi dan kebersamaan yang dicontohkan 2 ulama besar ini. Mereka saling menghormati satu sama lain, tanpa perlu mencaci atau menyalahkan yang lain. (bpc2)

Sumber: Kata Pengantar Ahmad Syafii Maarif, dalam buku Buya Hamka: Sebuah Novel Biografi, karya Haidar Musyafa, diterbitkan Umania, 2018.

Tags: buya hamkaMuhammadiyahNU
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Idul adha muhammadiyah
Finance

Ini Respon OJK soal Muhammadiyah Pindahkan Dana dari BSI ke Bank Lain

...

Read moreDetails
PBNU

Kapan, dan Mengapa NU Didirikan?

JK: Pandangan Moderat Seperti Haedar Nashir Diperlukan

JK: Pandangan Moderat Seperti Haedar Nashir Diperlukan

Ancaman Pembunuhan Muhammadiyah

Muhammadiyah Terima Ancaman dari Oknum BRIN: Menag Hingga Presiden Disentil-Sentil

bank syariah muhammadiyah, muhammadiyah malaysia

Banyak Warga Malaysia Kira Muhammadiyah Itu Ahmadiyah

catatan sejarah 31 januari

Catatan  Sejarah 31 Januari: Hari Lahirnya Organisasi Islam Terbesar di Indonesia

Next Post

Jepang Liburkan Sekolah, Dampak Corona Kian Meluas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.