Metasia: Menjadi Guru Balet Tidaklah Mudah

Kamis, 03 November 2016 08:32
Metasia: Menjadi Guru Balet Tidaklah Mudah

BERTUAHPOS.COM(BPC), PEKANBARU - Wanita kelahiran Banda Aceh, 16 Maret 1988 ini mulai menginjakkan kakinya di dunia ballet sejak usia 13 tahun, sambil melaksankan kewajibannya menjadi siswi SMP dia tetap semangat mengikuti kelas ballet di Royal Academic. Awal pertama Metasia belajar balet ditahun 2000 di kota Medan, dirinya belajar ballet selama lima tahun. Saat itu dia bergabung dengan anak-anak yang berusia dibawahnya, “Saya merasa down karena saya yang paling besar dikelas ballet, tapi dengan niat dan kerja keras saya mendapatkan hasil ujian ballet yang bagus sehingga saya bisa langsung naik kelas dan bergabung dengan kelas balerina yang seusia dengan saya”, ungkapnya kepada kru bertuahpos.com.

 

Dia menceritakan menari baginya adalah sebuah hobi, pengalaamannya mengikuti balet tidak semudah yang dibanyangkan, balet tidak sebanding dengan pengalamannya mengikuti modern dance,chiliders yang menurutnya tidak sesulit saat ia belajar balet. Katanya balet itu sangat susah namun setelah kita bisa balet baalet semua tarian akan menjadi sangaat gampang.” Saat awal mengikuti balet saya langsung suka dan memutuskan untuk melanjutkannya”.

Selama lima tahun ia belajar balet sampai terakhir pada kelas intermediant.  Setelah ia lulus SMA, dia sangat ingin melanjutkan pendidikannya ke Universitas, “Tapi tante saya menyarankan agar saya menjadi guru belet di Pekanbaru”, katanya jika saya tidak mengikuti saran tantenya ia tidak mungkin seperti sekarang.

Tepat bulan September 2005 Metasia menginjakkan kaki dikota Pekanbaru, lalu ia mengajar dibeberapa sekolah balet di Pekanbaru, awal ia mengajar balet dia mendapatkan banyak komplain dari orangtua muridnya. Namun karena merasa ilmunya belum cukup, metasia memutuskan untuk belajar di Marlupi Dance Academy di Jakarta selama satu tahun sambil mengajar, seiring berjalannya waktu tepat tahun 2010, ia memutuskan untuk mengikuti Royal Academy Of London dengan mengambil program Certificate in Ballet Teaching Studies (CBTS) dari RAD London, “Jadi saat itu saya setahun sekali ke Jakarta untuk mengikuti ujian”, ujarnya

Tahun 2012 Metasia mendapatkan gelarnya, dan ditahun 2013 ia melaksanakan kelulusannya di London, hal yang menakjubkan pada saat dia di London dia bisa berjabat tangan langsung dengan sang idola Miss Darcey Bussell seorang professional ballerina yang karirnya telah mendunia.

Setelah ia mendapatkan CBTS dari Royal Academy Of London, dirinya memutuskan untuk membuka sekolah balet, tepat tahun 2013 ia membuka sekolah ballet En Point. Tujuannya mengajar balet yaitu untuk mengajarkan balet asli yang tidak asal-asalan dan dengan teknik yang benar sehingga nantinya para ballerina yang menjadi muridnya bisa lanjut ketingkat internasional. ”Salah satu murid saya Gabrielle Gozali telah lulus audisi di Houston Ballet Amerika”, tambahnya

Menurutnya sampai saat ini masih banyak orang tua yang menganggap balet adalah kursus biasa sehingga mereka tidak mensupport anaknya untuk lebih menekuni balet, padahal sang anak sangat berpotensi didunia balet, itu lah yang menjadi dukanya seorang guru balet.

Namun saat ia melahirkan dua balerina yang berhasil menjuarai dance preak Indonesia. Dia semakin semangat untuk membuktikan kepada para orang tua muridnya bahwa anaknya memiliki potensi yang bagus didunia balet. Dance preak adalah kompetisi yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2015. Pesertanya bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari negara tetangga seperti Malaysia juga hadir pada perlombaan tersebut.

“Awalnya saya tidak mengharapkan murid saya menang, karena niat saya saat itu untuk menumbuhkan rasa percaya diri mereka, namun teryata puji tuhan kedua murid saya menjadi juara dance preak dan disitu pula kebanggaan luar biasa saya rasakan,” ungkapnya dengan wajah tersenyum.

Hingga kini kata-kata dari sang guru menjadi motivasi untuk dirinya. Menjadi seorang balerina profesional belum tentu bisa menjadi guru balet, dan belum tentu guru balet berasal dari seorang ballerina professional.

Penilis: Vina

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

RAPP Soal PTUN KLHK, Djarot: Ini Kasus Administratif
Rabu, 13 Desember 2017 20:37

RAPP Soal PTUN KLHK, Djarot: Ini Kasus Administratif

PT. RAPP memberi jawaban klarifikasi atas semua tuduhan. Termasuk tudingan bahwa perusahaan milik Sukanto Tanoto itu telah membangkang, dan melawan negara. 

Polda Riau 'Pernah' Catat Rekor Bagus, Akankah Terulang?
Rabu, 13 Desember 2017 20:02

Polda Riau 'Pernah' Catat Rekor Bagus, Akankah Terulang?

Polda Riau pernah punya rekor bagus tangani kasus lingkungan hidup dan kehutanan.

Pansus Napza: Dunia Hiburan Harus Berperan Cegah Peredaran Narkoba
Rabu, 13 Desember 2017 19:58

Pansus Napza: Dunia Hiburan Harus Berperan Cegah Peredaran Narkoba

Pansus Napza DPRD Riau meminta pihak penyedia dunia hiburan memberikan peranannya dalam mencegah peredaran narkoba.

Ayo Ikutan Kompetesi Seni Jelang Pembukaan BATIQA Hotel Darmo Surabaya!
Rabu, 13 Desember 2017 18:50

Ayo Ikutan Kompetesi Seni Jelang Pembukaan BATIQA Hotel Darmo Surabaya!

PT BATIQA Hotel Manajemen akan segera membuka hotel ke-tujuhnya, BATIQA Hotel Darmo – Surabaya yang berlokasi strategis di Jl. Darmokali No. 60, pada kuartal pertama tahun 2018 mendatang. Jelang pembukaan acara tersebut, tim BATIQA Hotels telah menginformasikan serangkaian acara pre-opening, termasuk di dalamnya kompetisi seni: BATIQART Competition yang mengangkat tema “Bangga Dadi Arek Suroboyo” bagi seluruh pelajar dan mahasiswa di kota Surabaya.

AKHI 2017, Hadirkan Tabligh Akbar Bersama Ustadz Mustafa Umar
Rabu, 13 Desember 2017 16:33

AKHI 2017, Hadirkan Tabligh Akbar Bersama Ustadz Mustafa Umar

Bersempena dengan kegiatan sosial Ayo khitan Indonesia (AKHI) 2017,  juga akan digelar Tabligh Akbar bersama Ustaz Mustafa Umar yang akan dilaksanakan di Masjid Raya An Nur Pekanbaru,  Ahad (24/12/2017). 

Kapolda Riau Tak Transparan Tangani Karhutla
Rabu, 13 Desember 2017 16:20

Kapolda Riau Tak Transparan Tangani Karhutla

Di 100 hari kinerjanya, Kapolda Riau dianggap tak terbuka terhadap perkembangan kasus karhutla di Riau.

Waspada, Riau Peringkat 13 Darurat Narkoba Se-Indonesia
Rabu, 13 Desember 2017 16:12

Waspada, Riau Peringkat 13 Darurat Narkoba Se-Indonesia

 Peredaran narkoba mulai masuk di tingkat yang mengkhawatirkan. Dari seluruh daerah di Indonesia, Riau menempati peringkat 13 daerah dengan peredaran narkoba terbanyak.

Kapolda Lamban, Jikalahari Akan Teruskan Kasus Karhutla ke Mabes Polri
Rabu, 13 Desember 2017 15:20

Kapolda Lamban, Jikalahari Akan Teruskan Kasus Karhutla ke Mabes Polri

Jikalahari nilai kinerja Polda Riau lamban dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karenanya Jikalahari akan teruskan kasus tersebut pada Mabes Polri.

Penuhi Undangan, Bupati Inhil Hadir Dalam Pisah Sambut Kapolres
Rabu, 13 Desember 2017 15:10

Penuhi Undangan, Bupati Inhil Hadir Dalam Pisah Sambut Kapolres

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memenuhi undangan untuk menghadiri acara pisah sambut Kapolres Inhil di Gedung Abdurrahman Siddik STAI Auliaurrasyidin, Tembilahan Hulu. 

Bangun Riau Complex, RAPP Utang USD 1 Miliar
Rabu, 13 Desember 2017 14:57

Bangun Riau Complex, RAPP Utang USD 1 Miliar

Bangun Riau Complex, RAPP disebut mendapatkan utangan dari pihak ketiga sebanyak USD 1 miliar.