Dilaporkan Karena Memukuli, Pria Ini Dibela Warga

Senin, 20 Maret 2017 15:52
Dilaporkan Karena Memukuli, Pria Ini Dibela Warga
Korban Pemukulan (Foto: Eli)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - AS (38) tiba-tiba dipukuli dengan menggunakan Kayu Broti. Saat itu AS sedang melakukan pengukuran sebidang tanah di Jalan Garuda Rt.08 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

AS mengukur sebidang tanah tersebut (3 ha) yang merupakan milik orang tua AS yang bernama Suhada, dibeli dari Wati pada tahun 2007 dengan bukti penguasaan SKGR.

Di atas sebidang tanah tersebut sudah ada beberapa unit berdiri rumah penduduk, sehingga saat AS bersama Arifin melakukan pengukuran, warga masyarakat yang ada rumahnya di atas tanah tersebut merasa terusik.

Lantas ada warga yang memberitahukan pengukuran tersebut kepada JS (red :terlapor), yang saat itu berada di rumahnya yang berjarak sekira 300 m dari TKP dan antara JS dgn AS tidak ada bersentuhan dengan sebidang tanah tersebut.

Atas pemberitahuan itu, maka JS langsung mengambil tindakan dengan membawa kayu broti langsung mendatangi korban dan mengintrogasi AS.

Baca: Ditemukan Tewas, Pria 20 Tahun Tergeletak di Warung Tuak

AS disuruh pergi dan tidak diperbolehkan mengukur, namun AS tidak mau pergi sehingga JS emosi dan langsung memukuli korban secara bertubi-tubi dengan menggunakan kayu broti.

Lantas AS mengalami luka memar pada bagian lengan tangan kanan, bahu, punggung, kepala, pinggang dan rahang.

Kombes Pol Guntur Aryo Tejo selaku Kepala Hubungan Masyarakat Polda Riau saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya benar, atas perbuatan JS, maka AS dan saksi langsung melapor ke Polsek Bukit Kapur selanjutnya Kapolsek Bukit Kapur dan Brigadir Sutrisno melakukan penangkapan terhadap JS yang saat itu masih berada di TKP bersama warga masyarakat," kata Kabid Humas Polda.

Saat JS akan dibawa, ada penolakan dari warga masyarakat dan Kapolsek memberikan penjelasan bahwa masalah pemukulan adalah perbuatan pidana sedangkan masalah sengketa tanah adalah masalah perdata dan atas penjelasan itu maka warga membolehkan terlapor dibawa.

Tidak selang lama JS berada di Polsek Bukit Kapur banyak warga masyarakat berdatangan dengan maksud agar terlapor tidak diproses, lalu Kapolsek menghimbau dengan bekerjasama dengan Pak Lurah Kampung Baru dan juga Ketua 07.

"Sewaktu dibawa ke Polsek warga berdatangan, akhirnya Polses Dumai menyampaikan dengan himbauan dan tindakan persuasif, maka warga masyarakat pada sekira pukul 20.15 WIB membubarkan diri dan kembali ke rumah masing masing di Kelurahan Kampung Baru," kata Kabid Humas Polda.

Penulis : Eli Suwanti

TRAVELLING

Berita Terkini

Saat Dirazia, Gepeng Ini Membawa Senjata Sajam
Kamis, 25 Mei 2017 12:58

Saat Dirazia, Gepeng Ini Membawa Senjata Sajam

Polresta Pekanbaru dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi berupa Penertiban Gepeng (Pengemis) yang dipimpin oleh Kabid Ops Pol. PP Kota Pekanbaru Desheriyanto, kemarin.

Inilah Kronologi Ledakan Bom di Kampung Melayu
Kamis, 25 Mei 2017 12:55

Inilah Kronologi Ledakan Bom di Kampung Melayu

Dua ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur menewaskan tiga orang polisi dan 10 orang lainnya.  Dijelaskan Bripda Febrianto Sinaga, anggota kepolisian yang tengah ditugaskan 

Gubernur Riau untuk Kedua Kalinya Dianugerahi TOP Pembina BUMD
Kamis, 25 Mei 2017 12:46

Gubernur Riau untuk Kedua Kalinya Dianugerahi TOP Pembina BUMD

Total 2000 BUMD di Indonesia  bersaing untuk mendapatkan penghargaan TOP BUMD 2017 dari Majalah BusinessNews Indonesia dan lembaga Asia Business Research Center, Rabu (24/05/17) di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Jakarta.

Beroperasi Tanpa Izin, PT MTF di Pekanbaru Terancam Pidana
Kamis, 25 Mei 2017 11:14

Beroperasi Tanpa Izin, PT MTF di Pekanbaru Terancam Pidana

Beroperasi tanpa izin, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) terancam bakal terkena sanksi. Hal tersebut berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru terhadap gudang  MTF di Jalan Rambutan.

Pemprov Riau Akan Panggil Pertamina Terkait Pengurangan Distribusi BBM Jenis Premium
Kamis, 25 Mei 2017 11:12

Pemprov Riau Akan Panggil Pertamina Terkait Pengurangan Distribusi BBM Jenis Premium

Pemprov Riau berjanji akan memanggil pihak PT Pertamina (Persero) terkait isu pengurangan distribusi BBM jenis premium belakangan ini. 

Jelang Puasa, di Sejumlah Pemakaman Umum di Tembilahan Masih Sepi Dari Peziarah
Kamis, 25 Mei 2017 10:22

Jelang Puasa, di Sejumlah Pemakaman Umum di Tembilahan Masih Sepi Dari Peziarah

Jelang masuknya Bulan Suci Ramadan suasana Tempat Pemakaman Umum (TPU) tidak seperti di kota lain. Makam malah sepi dari peziarah. Misalnya saja di Jalan Tanjung harapan, Tembilahan kota, 

Sekdaprov Riau: PNS Banyak Absen Saat Ramadan Dapat Penghargaan 'Bendera Hitam'
Kamis, 25 Mei 2017 10:15

Sekdaprov Riau: PNS Banyak Absen Saat Ramadan Dapat Penghargaan 'Bendera Hitam'

Tekanan Pemprov kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Riau terus dilakukan. Momentum bulan suci Ramadan juga menjadi ajang evaluasi bagi abdi negara ini untuk tetap produktif dan memberikan hasil terbaik dalam bekerja.

Selain Kurma, Inilah Takjil Terpopuler Saat Buka Puasa
Kamis, 25 Mei 2017 09:32

Selain Kurma, Inilah Takjil Terpopuler Saat Buka Puasa

Bulan puasa itu sangat kental dengan 'aura' makanan. Dimomentum seperti ini, banyak jajan takjil dan sangat mudah ditemukan. Saat ngabuburit, takjil tidak hanya dijual di pasar Ramadan. Bahkan juga tersedia di kaki lima.

Ternyata Mainan Tahun 90-an Tetap Eksis, Kamu Mau Coba?
Kamis, 25 Mei 2017 09:29

Ternyata Mainan Tahun 90-an Tetap Eksis, Kamu Mau Coba?

Tentunya kamu tidak lupa, dengan mainan yang satu ini. Mainan yang eksis semenjak tahun 90-an masih tetap mejadi langganan anak-anak kecil zaman sekarang. Di Riau permainan ini di terkenal degan nama

Sekdaprov Riau Komentari Rencana Pemberian Pulau Untuk Sialang Bungkuk
Kamis, 25 Mei 2017 09:25

Sekdaprov Riau Komentari Rencana Pemberian Pulau Untuk Sialang Bungkuk

 Sekretatis Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi memberikan komentarnya soal wacana yang dilontarkan oleh Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim terkait pemberian sebuah pualau untuk dibangun Rumah Tahanan (Rutan) dalam upaya mengantisipasi