SPBU Jual Gas Ilegal?

Kamis, 08 Pebruari 2018 09:50
SPBU Jual Gas Ilegal?

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum) diduga telah menjual gas elpiji tabung 3 kilogram. Fenomena SPBU menjual gas bersubsidi ini semakin menjamur di Kota Pekanbaru.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Kamis (8/2/2018), mengatakan hingga detik ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak pernah memberikan izin pangkalan gas elpiji tabung 3 kilogram kepada SPBU yang ada di Kota Pekanbaru.

"Kami (DPP Kota Pekanbaru, red) kurang tahu regulasi dari Pertamina, yang jelas sampai saat ini Pemko Pekanbaru tidak pernah memberikan izin pangkalan gas elpiji tabung 3 kilogram kepada SPBU," terang Ingot Ahmad Hutasuhut Kepala DPP Kota Pekanbaru.

Akibat tidak diurusnya izin pangkalan ke DPP Kota Pekanbaru, Ingot juga mengatakan DPP Kota Pekanbaru juga tidak bisa mengetahui berapa kuota gas yang dijual di setiap SPBU yang menjual gas elpiji tabung 3 kilogram.

"Kami mau memantau kuotanya berapa juga gak tahu, arsipnya disini (DPP Kota Pekanbaru) gak ada," ujar Ingot kepada bertuahpos.com.

Secara tegas Ingot menjelaskan, DPP Kota Pekanbaru akan segera menelusuri semakin menjamurnya fenomena SPBU menjual gas elpiji tabung 3 kilogram.

"Ini akan segera kami telusuri, regulasinya apa yang membolehkan? Yang jelas izin pangkalannya gak ada," keluh Ingot. (bpc9) 

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Pendemo Suku Sakai Jalan Kaki ke Kantor DPRD Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 12:33

Pendemo Suku Sakai Jalan Kaki ke Kantor DPRD Riau

Usai melakukan demo di depan kantor Polda Riau, Senin (19/2/18) ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai, mulai bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi Riau.

Spanduk Lukman Edy Masih Terpajang di Jalan Hang Tuah
Senin, 19 Pebruari 2018 12:25

Spanduk Lukman Edy Masih Terpajang di Jalan Hang Tuah

Spanduk Paslon dengan jargon Gubernur Zaman Now masih terpajang jelas di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru.  

Puncak Musim Kemarau Terjadi di Juni hingga Agustus
Senin, 19 Pebruari 2018 12:15

Puncak Musim Kemarau Terjadi di Juni hingga Agustus

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juni hingga Agustus 2018 nanti. 

Masa Kampanye Pilgub Riau, 1 Desa Hanya Boleh 1 Posko
Senin, 19 Pebruari 2018 12:00

Masa Kampanye Pilgub Riau, 1 Desa Hanya Boleh 1 Posko

Komisioner Bawaslu Riau, Neil Antariksa menyebutkan 1 desa/kelurahan hanya boleh didirikan 1 posko pemenangan oleh Paslon Gubri.

BMKG: Februari Riau Masuk Musim Kemarau Pertama
Senin, 19 Pebruari 2018 11:43

BMKG: Februari Riau Masuk Musim Kemarau Pertama

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisto mengatakan pada bulan Februari 2018 ini, Riau sudah masuk pada musim kemarau pertama.

Demo Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai, Jalan Gajah Mada Ditutup 1 Ruas
Senin, 19 Pebruari 2018 11:28

Demo Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai, Jalan Gajah Mada Ditutup 1 Ruas

Akibat demo ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai di depan Kantor Polda Riau, Senin (19/2/2018), satu ruas Jalan Gajah Mada Pekanbaru ditutup satu ruas.

Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai Serbu Polda Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 11:20

Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai Serbu Polda Riau

Ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai menyerbu kantor Polda Riau, Senin (19/2/2018) pagi.

Dilaporkan ke Bawaslu, KPU Riau: Kami Transparan Sejak Awal
Senin, 19 Pebruari 2018 11:00

Dilaporkan ke Bawaslu, KPU Riau: Kami Transparan Sejak Awal

KPU Riau menyatakan proses pendaftaran dan penetapan cagub Riau telah transparan sejak awal.

Dikabarkan Ada Demo, Kantor Gubernur Riau Dijaga Polisi
Senin, 19 Pebruari 2018 10:45

Dikabarkan Ada Demo, Kantor Gubernur Riau Dijaga Polisi

Dikabarkan ada aksi demonstrasi dari masyarakat Sakai di Kantor Gubernur Riau pada hari ini, Senin (19/2/2018) di Pekanbaru.

KPU Dilaporkan, Bawaslu Riau: Kami Siap Menerima
Senin, 19 Pebruari 2018 10:40

KPU Dilaporkan, Bawaslu Riau: Kami Siap Menerima

Bawaslu Riau menyatakan kesiapannya untuk menerima laporan dari masyarakat tentang dugaan pelanggaran Pemilu.