Recep Tayyip Erdogan: Trump Memantik Kemarahan Besar Berbagai Negara di Dunia

Jumat, 08 Desember 2017 03:00
Recep Tayyip Erdogan: Trump Memantik Kemarahan Besar Berbagai Negara di Dunia
Erdogan mencium tangan seorang ibu yang dihormatinya

ANKARA, TURKI - BERTUAHPOS.COM - Erdogan kembali mengeceam kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (7/12/2017) kemarin. Menurut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tersebut, keputusan Trump untuk memindahkan kedutaan AS ke Al-Quds sama dengan menyulut api di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Erdogan di hadapan rakyat Turki yang berkumpul di Ankara, sebelum bertolak ke Yunani. “Para pemimpin politik bekerja untuk perbaikan, bukan memicu kekacauan,” kata Erdogan seperti dilansir dari Aljazeera.net

Erdogan juga mengingatkan Trump akan kepongahannya. “Ia (Donald Trump - red) salah jika mengira dalam keadaan benar selama kuat. Ia harus ingat bahwa pihak yang kuat tidak selamanya benar. Sedangkan mereka yang benar-lah yang kuat,” ungkap Presiden yang disegani berbagai negara.

“Aku terus melakukan pembicaraan telepon. Bukan hanya dengan para pemimpin negara-negara Islam, tapi aku juga telah meminta untuk disambungkan dengan Paus Vatikan. Kami akan berbicaa dengannya sore ini atau pagi besok (waktu setempat, red). Karena Al-Quds juga tempat suci bagi Nasrani, maka aku akan membahas masalah ini dengannya.” ujar Erdogan.

Erdogan juga mengonfirmasi akan membahas permasalahan Al-Quds ini dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Selain juga dengan pemimpin negara-negata barat seperti Jerman, Inggris, Prancis dan Spanyol. 

“Masalah ini tak hanya penting bagi kaum muslimin, tapi juga bagi seluruh sisi kemanusiaan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Erdogan juga menyebut AS dan Israel sebagai dua negara yang paling sering melanggar resolusi PBB. 

“Keduanya merupakan dua negara yang hingga sekarang selalu melanggar setiap resolusi PBB terkait Al-Quds,” sebut Erdogan.(jn/aljazeera)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Bayu Krisnamurthi: Petani Sawit Jangan Tunggu Bantuan Pemerintah untuk Replanting
Kamis, 14 Desember 2017 12:35

Bayu Krisnamurthi: Petani Sawit Jangan Tunggu Bantuan Pemerintah untuk Replanting

Tanaman kelapa sawit hanya mempunyai umur 25 tahun. Untuk itu, petani Riau harus siap sedia untuk replanting kebunnya setiap 25 tahun tersebut tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.

Ramalan BI Soal Ekonomi Riau 2018: Tumbuh 2%-3%
Kamis, 14 Desember 2017 12:25

Ramalan BI Soal Ekonomi Riau 2018: Tumbuh 2%-3%

Bank Indonesia (BI) meramalkan pergerakan ekonomi Riau 2018 akan membaik. Itu diramalkan berdasarkan beberapa indikator penunjang pergerakan perekonomian daerah, yang diperkirakan masih akan tumbuh bagus di tahun depan. 

Sebelum Meninggal AM Fatwa Titip Ini ke Oesman Sapta
Kamis, 14 Desember 2017 12:15

Sebelum Meninggal AM Fatwa Titip Ini ke Oesman Sapta

Sebelum menyembuhkan nafas terakhir, anggota DPD RI AM Fatwa sempat menyampaikan beberapa pesan ke Oesman Sapta. AM Fatwa menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (14/12/2017). 

Riau Jangan Takut Melawan Kampanye Hitam Tentang Sawit
Kamis, 14 Desember 2017 12:05

Riau Jangan Takut Melawan Kampanye Hitam Tentang Sawit

Riau sebagai pusat sawit di Indonesia jangan takut untuk melawan kampanye hitam tentang sawit. Lawan saja Eropa dan Amerika, dan buktikan bahwa semua stigma negatif itu tidak benar.

Jelang Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Riau Menurun
Kamis, 14 Desember 2017 11:55

Jelang Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Riau Menurun

Jelang akhir tahun 2017, okupansi hotel di Riau mengalami penurunan dibandingkan pada akhir tahun yang lalu. 

Bayu Krisnamurthi: Sawit Tidak Serap Banyak Air
Kamis, 14 Desember 2017 11:45

Bayu Krisnamurthi: Sawit Tidak Serap Banyak Air

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia, Bayu Krisnamurthi menyebutkan bahwa tidak benar sawit itu membutuhkan banyak air.

Kredit Konsumtif Bank Riau Kepri Siak Naik Signifikan
Kamis, 14 Desember 2017 11:35

Kredit Konsumtif Bank Riau Kepri Siak Naik Signifikan

Beberapa bulan ini pencairan kredit di Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Siak mengalami peningkatan, terutama sektor agribisnis dan konsumtif (KAG). 

Meski Optimis, Syamsuar Mulai Ragukan PAN
Kamis, 14 Desember 2017 11:25

Meski Optimis, Syamsuar Mulai Ragukan PAN

Kesempatan Syamsuar untuk maju dalam Pilgub Riau 2018 memang masih terbuka lebar. Setelah mendapat dukungan dari PAN, peluang itu kian terbuka.

Sejahtera Karena Sawit Adalah Hak Rakyat Indonesia
Kamis, 14 Desember 2017 11:15

Sejahtera Karena Sawit Adalah Hak Rakyat Indonesia

Kesejahteraan rakyat Indonesia dengan minyak sawit merupakan hak rakyat Indonesia. Negara Eropa atau Amerika tidak berhak mencampuri urusan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dewan Kehormatan PWI Desak Dewan Pers Keluarkan Surat Kewajiban UKW
Kamis, 14 Desember 2017 11:05

Dewan Kehormatan PWI Desak Dewan Pers Keluarkan Surat Kewajiban UKW

Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) menegaskan Ujian Kompetensi Wartawan atau UKW wajib untuk diikuti oleh wartawan.