Cerita Rakyat Kuansing: Asal Usul Lubuk Jambi

Selasa, 04 Februari 2020 14:47
Cerita Rakyat Kuansing: Asal Usul Lubuk Jambi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Zaman dahulu, tinggallah seorang pemuda baik hati di suatu negeri di tepi Sungai Kuantan. Pemuda tersebut bernama Sawang.

Sawang adalah pemuda yang berhati lembut dan berbudi pekerti baik. Hanya saja, nasibnya tak begitu baik. Dia bukan lahir dari keluarga kaya. Sawang tinggal berdua dengan ibunya yang sudah menua.

Advertisement

Suatu hari, Sawang jatuh cinta kepada puteri saudagar terkaya di kampungnya. Namun, lamarannya ditolak karena dia miskin, dan tak pantas bersanding dengan puteri saudagar tersebut.

Baca: Lembutnya Pisang Santan Es Krim di Pondok Sup Fina

Baca: KPU: Ada 30 Ribu Suara Tidak Sah di Pilkada Riau 2020

Sawang merasa sedih. Untuk menghilangkan kesedihannya, Sawang pergi memancing ke sungai Kuantan. Sawang memancing di sebuah lubuk (bagian sungai yang lebih dalam dari bagian lain). Namun, tak ada satupun ikan yang menyambar kailnya hari itu.

BACA JUGA:  Petani Kuansing Tidak Terpengaruh Rencana Impor Beras

Karena tak ada ikan yang menyambar kailnya, Sawang berniat pulang saja. Akan tetapi, kailnya tersangkut di dalam lubuk sungai. Sawang pun menyelam untuk melepaskan sangkutan kailnya.

Saat menyelam itulah, Sawang melihat ada gua di lubuk tersebut. Sawang masuk ke dalam gua tersebut, yang ternyata sangat panjang dan kering.

Karena penasaran, Sawang terus menelusuri gua tersebut. Apalagi, dalam gua tersebut banyak batu-batu besar yang aneh.

Setelah berapa lama berjalan, Sawang akhirnya melihat ujung gua. Dia kemudian keluar, dan ternyata ujung gua tersebut berada di pinggir suatu negeri.

Orang-orang negeri tersebut keheranan melihat ada pemuda yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah. Mereka kemudian membawa Sawang ke istana raja. Saat di istana, Sawang baru menyadari ternyata dia berada di negeri asing. Negeri tersebut bernama Jambi.

BACA JUGA:  Siang Ini MK Sidangkan 3 Sengketa Pilkada di Riau

Raja Jambi yang merasa takjub dengan cerita Sawang kemudian memberikan gelar kebangsawanan kepadanya. Sawang juga diberikan keris sebagai tanda kebangsawannnya.

Dengan bekal dari Raja Jambi, Sawang kembali masuk ke gua untuk kembali ke kampungnya. Ditengah perjalanan, dia tersandung sebuah batu. Setelah diamati, batu tersebut ternyata berbentuk bulat, sehingga cocok untuk dijadikan penggiling cabe. Sawang kemudian membawa batu tersebut sebagai oleh-oleh untuk ibunya.

Di kampungnya, ibu Sawang terus menangis di lubuk tempat Sawang mengail. Rupanya, ada orang kampung melihat Sawang terjun ke dalam lubuk, dan menganggap Sawang bunuh diri karena cintanya ditolak.

Maka, terkejutlah ibu dan orang kampung saat Sawang tiba-tiba muncul dari dalam lubuk. Mereka keheranan karena Sawang sudah menyelam selama berhari-hari dan dianggap sudah mati.

BACA JUGA:  Satu Warga Switzerland Positif Corona di Pekanbaru

Sawang pun menceritakan pengalamannya sampai ke negeri Jambi, yang membuat semua orang takjub. Mereka semakin takjub saat Sawang memberikan oleh-oleh batu giling kepada ibunya. Batu tersebut ternyata bukan batu, melainkan emas.

Dengan emas dan gelar bangsawan dari Raja Jambi, Sawang segera menjadi orang kaya dikampungnya. Dia kemudian kembali melamar puteri saudagar kaya. Kali ini, saudagar kaya tersebut tak lagi mempunyai alasan untuk menolak.

Orang-orang kemudian memberikan mengubah nama daerah tersebut menjadi Lubuk Jambi. Zaman sekarang, Lubuk Jambi adalah ibukota dari Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 03 Maret 2021 13:01

Muhammadiyah Minta Pemerintah Lebih Sensitif Nilai Agama dalam Mengambil Kebijakan

Muhammadiyah meminta pemerintah lebih sensitif dengan masalah ahklak, norma sosial, dan nilai-nilai agama

Rabu, 03 Maret 2021 12:30

Gelagat Golkar dan NasDem Berkoalisi, Ini Komentar PDIP

Gelagat koalisi sudah ditunjukkan oleh Partai Golkar dan NasDem sebagai langkah persiapan untuk menghadapi kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Rabu, 03 Maret 2021 12:01

Perhatikan Lagi, Ini Lima Level Kekhusu’an Shalat Menurut Ustadz Khalid Basalamah

Dari takbir hingga salam, hanya mengkhayal, jadi tak ada pahala di shalatnya

Rabu, 03 Maret 2021 11:39

Penggunaan QRIS di Riau Tembus 118 Ribu Marchent

QRIS yang diinisiasi oleh Bank Indonesia sejauh ini sudah berjalan di semua perbankan.

Rabu, 03 Maret 2021 11:01

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tak Alergi Kritik

Selama kritikan tersebut rasional

Rabu, 03 Maret 2021 10:47

Harga CPO Topang Kenaikan TBS Sawit di Riau Pekan Ini

Harga minyak dunia ikut menopang harga CPO hingga berimbas pada kenaikan harga TBS sawit di Riau.

Rabu, 03 Maret 2021 10:35

Muhammadiyah Apresiasi Pencabutan Lampiran Perpres Miras oleh Presiden Jokowi

Pencabutan ini adalah bukti bahwa pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat

Rabu, 03 Maret 2021 10:27

Butut Dugaan Pelecehan Selebgram, Karyawan Kopi Kenangan Dirumahkan

Kasus dugaan pelecehan karyawan Kopi Kenangan Terhadap seorang selebgram.

Rabu, 03 Maret 2021 09:55

Apa Maksud Mahfud tak Ada Masalah dengan UU ITE?

“Saya sendiri melihat kalau undang-undangnya sih tidak bermasalah sih.”

Rabu, 03 Maret 2021 09:52

Man City 15 Poin Diatas MU, Pep: Kami Harus Tetap Tenang

Man City belum juara. Mahkota juara masih dipegang Liverpool