• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kata Facebook Soal Kebocoran Data Pribadi Setengah Miliar, ‘Itu Data Lama’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 April 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Facebook mengungkapkan bahwa kebocoran data pribadi setengah miliar pengguna media sosial itu merupakan data lama. Dan Facebook bantah soal kebocoran data tersebut.

Juru bicara Facebook mengatakan berita kebocoran tersebut adalah data lama yang sebelumnya dilaporkan pada 2019. “Kami menemukan dan berhasil memperbaiki persoalan ini pada Agustus 2019,” ujar juru bicara Facebook.

Sebelumnya, data pengguna Facebook dilaporkan bocor pada tahun 2019. Tidak tanggung-tanggung, jumlah data pribadi yang bocor ke tangan peretas mencapai 500 juta data atau sekitar setengah miliar.

Berdasarkan data statistik, pengguna Facebook pada 2020 mencapai 2,7 miliar. Berarti data pengguna yang bocor ini sekitar seperlima dari total pengguna media sosial itu.

Data yang dicuri terbilang penting bagi pengguna. Dalam forum peretas, data yang bocor termasuk alamat email dan nomor telepon pemilik akun.

Kepala teknologi firma intelijen kejahatan siber Hudson Rock, Alon Gal mengatakan jumlah keseluruhan data mencapai 533.000.000 data. Data itu pun disebar gratis dalam forum-forum peretas.

“Artinya, jika Anda memiliki akun Facebook, ini pastinya nomor telepon yang digunakan sudah bocor,” ujar Gal lewat akun Twitter-nya, Sabtu, 3 April 2021.

Gal merinci setidaknya 32 juta data yang bocor berasal dari akun pengguna Amerika Serikat. Selain itu, 20 juta akun asal Prancis juga terdampak kebocoran Facebook tersebut.

“Oknum-oknum jahat tentu akan menggunakan informasi [data pribadi yang bocor] untuk rekayasa sosial, scamming, hacking hingga marketing,” ujar Gal.

Melansir AFP, kasus ini bukanlah kali pertama skandal kebocoran data yang terjadi di media sosial terbesar di dunia tersebut. Pada 2016 silam, sebuah skandal Cambridge Analytica mencuat soal penggunaan data pribadi jutaan pengguna Facebook untuk target iklan politik. (bpc2)

Tags: data pribadiFacebookkebocoran data pribadi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

data bocor kemenkominfo
Nasional

KEBOCORAN DATA PRIBADI: Kemenkominfo Harus Tanggung Jawab

...

Read moreDetails
varian baru deltacron, subvarian omicron

Januari-Maret 2022, Ada 5.723 Hoaks Ditertibkan

apple dan zoom didena

Apple ‘Takut’ Pegawainya ‘Dibajak’ Facebook, Bonus Rp2,5 M Mengucur

hoaks covid-19

Selama Pandemi, Kemenkominfo Catat 2.036 Isu Hoaks Covid-19, Terbanyak di Facebook

data - data manusia

Bagaimana Jika Data – Data Manusia Dihapus Akibat Sebuah Badai Listrik

Bisa Main Gim di FB Tanpa Harus Download

Next Post

Banjir NTT, Tagar #PrayforNTT Trending Topic

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.