• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bagaimana Jika Data – Data Manusia Dihapus Akibat Sebuah Badai Listrik

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Agustus 2021
data - data manusia

Ilustrasi

107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bagaimana jika sebagian besar dari data – data manusia terhapus oleh sebuah badai listrik? Pertanyaan ini lah yang muncul dalam pikiran Susan Donovan, seorang guru dan penulis fiksi ilmiah yang tinggal di New York.

Selama bertahun-tahun, kita didorong untuk menyimpan data secara daring. Tapi kini, semakin jelas bahwa data-data itu tak akan bertahan selamanya – dan sekarang perlombaan dimulai untuk menghentikan kenangan-kenangan kita dihapuskan.

Bagaimana usaha Anda untuk mempertahankan berbagai data digital milik Anda – berbagai surel, pesan pendek, foto, dan dokumen – jika Anda tahu semua data ini akan segera terhapus dalam sebuah badai listrik?

Dalam karya yang diterbitkannya sendiri: New York Hypogeographies, dia menggambarkan sejumlah besar data umat manusia terhapus karena gangguan listrik pada 2250.

Pada tahun-tahun setelahnya, para arkeolog menyisir reruntuhan apartemen-apartemen kota yang rusak untuk mencari artefak dari masa lalu — era awal 2000-an.

“Ini membuat saya berpikir, ‘Bagaimana ini mengubah perilaku orang, bila semua data digital Anda terancam musnah selamanya?'” kata dia.

Dalam cerita fiksi buatannya, bencana hilangnya data ini bukanlah peristiwa yang mengakhiri dunia. Tapi ini adalah jelas sangat mengganggu. Dan ini bisa mendorong perubahan dalam cara orang menyimpan data-data yang penting.

Badai listrik ini, dalam kisah Donovan, membawa kebangkitan kembali kebiasaan mencetak.

Namun ini juga membuat orang juga bertanya-tanya, bagaimana kita menyimpan barang-barang yang tidak dapat dicetak, seperti gim augmented reality (AR), misalnya.

Seperti kata Donovan, “Jika sebuah benda berharga, saya rasa akan sangat berbahaya untuk menyerahkannya ke tangan orang lain.”

(bpc2/BBCIndonesia)

Tags: big datadata masa depandata pribaditeknologi data
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

data bocor kemenkominfo
Nasional

KEBOCORAN DATA PRIBADI: Kemenkominfo Harus Tanggung Jawab

...

Read moreDetails
roy suryo laporkan menag Yaqut

Roy Suryo Sebut Sikap Luhut Menguatkan Soal Big Data Itu Bohong

kudeta militer

Luhut ke UI Malah Berdebat dengan Mahasiswa Soal Big Data

Masa endemi Covid-19

Jokowi Ditantang Copot Luhut, Berani Nggak?

Riau Tengah Susun Satu Data Daerah  untuk Acuan Pembangunan

Kata Facebook Soal Kebocoran Data Pribadi Setengah Miliar, ‘Itu Data Lama’

Next Post

Jokowi Sebut Kunci Kepatuhan Protokol Kesehatan Saling Ingat Mengingatkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.