Membongkar Seluk Beluk Rahasia Dagang Orang Cina

Jumat, 22 Februari 2019 13:44
> Judul: Rahasia Bisnis Orang Cina
> Penulis: Ann Wang Seng
> Penerbit: Hikmah
> Tahun Terbit: Cetakan VIII tahun 2018
> Tebal Buku: xii+211 halaman.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dalam sejarah kemerdekaan Malaysia, identitas kelompok masyarakat di sana disesuaikan dengan bidang pekerjaannya. Orang Melayu cenderung bekerja di pertanian, orang Cina lebih banyak menggarap perdagangan, dan orang India akan tinggal di kompleks perumahaan dan cenderung bekerja di kantor-kantor perkebunan.

Namun setelah 5 dekade kemerdekaan Malaysia, tidak lagi terlihat pola demikian. Ada banyak orang Melayu dan orang India yang menggeluti pekerjaan beragam. Orang Melayu sudah banyak yang berdagang, orang India juga banyak menggarap pertanian. Namun orang-orang Cina di sana masih mendominasi pekerjaan sebagai seorang pedagang.

Berdagang merupakan pekerjaan utama bagi orang Cina. Sekian banyak orang mengatakan berdagang adalah hal yang sulit untuk dijalankan, bahkan ada yang menyulitkan diri di saat mereka berdagang. Tapi, orang-orang Cina menjalankan dengan penuh ketenangan walaupun berbagai macam kesulitan datang menghampiri. Tapi mereka tetap tegar dan terus menjalankan usaha mereka. Karena mereka telah membangun prinsip dari dalam diri mereka masing-masing selaku seorang pedagang. Mereka memang sangat ahli dalam hal ini.

Itulah gambaran yang dipaparkan Ann Wang Seng, dalam bukunya yang berjudul: Rahasia Bisnis Orang Cina. Buku ini mengupas secara terperinci mengenai prinsip hidup orang Cina dalam menggeluti dunia perdagangan, sehingga menguasai Asia di sektor perdagangan.

Baca: Nikmatnya Mendulang Rupiah dari Bisnis Gerobak

Dalam buku ini Ann Wang Seng murni hanya bercerita mengenai seluk beluk bagaimana konsep secara menyeluruh mengenai fanatisme pekerjaan pedagang orang Cina, dengan menarik pegangan dasar  sepenuhnya pada kepercayaan dan petuah nenek moyang mereka dengan sejarah peradaban Cina. Jika kita mengenal salah satu dari 7 pintu rezeki itu adalah dengan cara berdagang, maka bagi orang Cina, berdagang merupakan satu-satunya cara untuk mereka bisa kaya.

Salah satu contoh yang dituliskan penulis dalam buku ini, dalam kepercayaan orang Cina, pewaris harta keluarga adalah anak laki-laki, dan bentuk penghormatan anak laki-laki kepada kedua orang tuanya, yakni meningkatkan derajat sosial keluarganya dengan cara menjadi kaya. 

Caranya dengan berdagang. Mereka akan memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada orang tua dengan memberikan kesenangan yang berlimpah, sebab hal demikian dianggap akan mendatangkan hoki (keberuntungan) dalam usahanya.

Ada satu kalimat yang menarik dalam buku ini dalam prinsip dagang: Orang Cina percaya dengan memberikan angpao sebanyak-banyaknya, maka akan mendatangkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Prinsip memberi dan menerima ternyata menjadi pegangan kuat dalam rahasia dagang orang Cina. Dalam Islam kita biasa mengenal, infak dan sedekah.

Ann Wang Seng sangat terperinci menjelaskan setiap poin dari bagian-bagian judul dalam buku ini. Meskipun pada beberapa bagian, penjelasan yang sama dituliskan lagi sehingga ada kesan pengulangan. Namun dia memadukan prinsip-prinsip itu dengan contoh yang jelas.

Sistematika penulisannya teratur. Ide pokok dalam paragraf cenderung menggunakan stuktur induk kalimat yang diikuti oleh anak kalimat. Struktur penulisan seperti ini bahkan ditemukan hampir disetiap paragrafnya. Sehingga pembaca sangat mudah untuk memahami maksud yang ingin disampaikan oleh penulis.

Penulis buku ini mampu menyuguhkan contoh-contoh  unik yang banyak dipertanyakan oleh masyakat umum, dan dibahas menonjolkan aspek kebudayaan dan kebiasaan orang Cina dalam berdagang. Buku ini  membongkar hal-hal kecil sehingga mampu untuk membangkitkan motivasi pembaca yang ingin menggeluti usaha di bidang perdagangan. Bagaimana menghadapi masalah, bagaimana orang Cina bisa bangkit ditengah keterpurukan dalam menjalankan usaha, serta bagaimana mereka mengelola keuntungan menjadi sebuah kekayaan yang melimpah. 

Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang ringan dan mudah dipahami, dan mudah diresapi oleh para pembaca. Hal ini memudahkan para pembaca untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas dalam diri masing-masing. Buku ini cocok dibaca banyak kalangan termasuk remaja atau kelompok orang yang menyukai genre novel sekalipun. Karena bahasa yang digunakan penulis sangat mudah untuk dipahami.

Dari tampilan yang disuguhkan pembaca dapat melihat bahwa buku ini disusun dengan cermat karena dipenuhi oleh ilustrasi dalam bentuk pengetahuan, tips-tips atau makna penting yang ingin ditonjolkan penulis disajikan dalam bentuk grafis di bagian sudut buku dan sangat mendukung penjabaran tulisannya. (bpc3)