BERTUAHPOS – Produksi buah kelapa di Provinsi Riau sepanjang 2025 diperkirakan mencapai 415.102 ton setara kopra. Angka tersebut merupakan akumulasi dari produksi kelapa dalam dan kelapa hibrida berdasarkan data resmi Kementerian Pertanian.
Data dalam laporan Outlook Komoditas Kelapa 2025 yang dirilis Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementerian Pertanian menyebutkan, produksi kelapa dalam Riau tahun 2025 mencapai 353.045 ton. Sementara produksi kelapa hibrida tercatat sebesar 62.057 ton.
Dengan demikian, total produksi kelapa Riau tahun 2025 mencapai 415.102 ton setara kopra. Angka ini menempatkan Riau masih sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia.
Dalam laporan tersebut dijelaskan, angka produksi tahun 2025 berstatus estimasi Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun). Meski demikian, data tersebut tetap menjadi acuan resmi pemerintah dalam memetakan kinerja sektor perkebunan kelapa nasional.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, produksi kelapa dalam Riau menunjukkan peningkatan. Pada 2024, produksi kelapa dalam tercatat 335.756 ton, kemudian naik menjadi 353.045 ton pada 2025.
Sebaliknya, produksi kelapa hibrida mengalami penurunan. Tahun 2024 tercatat 71.981 ton, sementara pada 2025 diperkirakan turun menjadi 62.057 ton.
Secara umum, kelapa dalam masih mendominasi struktur produksi kelapa di Riau. Kontribusinya mencapai lebih dari 80% dari total produksi kelapa provinsi ini pada 2025.
Produksi kelapa menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir di Riau. Komoditas ini tidak hanya diolah menjadi kopra, tetapi juga menjadi bahan baku minyak kelapa, santan, hingga produk turunan lainnya.
Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong peremajaan tanaman dan peningkatan produktivitas kebun rakyat. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus memperkuat daya saing komoditas kelapa Riau di pasar domestik maupun ekspor.***








