• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemkab Inhil Didorong Bikin Roadmap Industri Kelapa 5 Tahun ke Depan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 September 2025
Pemkab Inhil Didorong Bikin Roadmap Industri Kelapa 5 Tahun ke Depan

Buah kelapa bulat.

104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BRIN menekankan kebijakan harus berbasis bukti dan BRIN siap melakukan kajian cepat untuk mempercepat realisasi program.


BERTUAHPOS — Deputi Riset dan Inovasi Daerah Badan Riset dan Inovasi Nasional (RID BRIN), Yopi, menegaskan Riau merupakan penyumbang produksi kelapa terbesar di Indonesia. Ia mendorong penyusunan roadmap industri kelapa lima tahun ke depan sebagai proyek bersama dengan pemerintah daerah.

“Kalau sudah ada Bapperida di Kabupaten Indragiri Hilir, perlu disusun Rencana Induk Pemajuan Iptek. Nanti sektor kelapa dan padi jadi prioritas utama agar ketahanan pangan kuat. Kami siap mendampingi dan menyiapkan dokumen komprehensif,” kata Yopi, Jumat (26/9/2025).

Yopi menekankan kebijakan harus berbasis bukti dan BRIN siap melakukan kajian cepat untuk mempercepat realisasi program. Ia juga menyebut jika sudah disepakati bersama Bappenas, maka tinggal mengeksekusi rencana aksi dan memonitor pelaksanaannya.

Bupati Inhil, Herman menyanggupi kesepakatan Nota Kesepahaman (NKS) dengan sembilan poin tindak lanjut. Ia menyebut program prioritas daerah sejalan dengan program nasional, yakni ekonomi biru, pertanian, dan perkebunan, termasuk pemanfaatan energi biomassa.

Herman menyoroti hilirisasi kelapa yang akan dijalankan pada 2026–2027. Menurutnya, potensi perkebunan kelapa di Riau mencapai 425 ribu hektare dengan produksi lebih dari lima juta butir per hari. “Salah satu perusahaan bahkan sudah menghasilkan 14 produk turunan kelapa, jadi komoditas ini primadona,” ujarnya.

Ia menambahkan, permintaan kelapa sempat melonjak karena kebutuhan dari Tiongkok mencapai lima juta butir per hari, termasuk untuk produksi susu nabati dari kelapa. Saat ini harga kelapa kembali stabil, meski terdapat tantangan berupa kerusakan lahan sekitar 80 ribu hektare akibat intrusi air laut.

Selain kelapa, Herman melaporkan optimalisasi lahan padi seluas 500 hektare pada 2024 berhasil meningkatkan produksi hingga 200%. Tahun ini, pemerintah menugaskan pengelolaan 10 ribu hektare lahan yang sudah rampung 100%. Dengan rata-rata hasil empat ton gabah per hektare, ia berharap bisa ditingkatkan hingga delapan ton per hektare.

Herman menegaskan aturan perlindungan lahan pertanian mutlak diperlukan agar tidak terjadi alih fungsi lahan. “Di daerah kami, baik kelapa maupun padi ditanam langsung oleh masyarakat, bukan oleh perusahaan,” katanya.***

 

Tags: Kelapaperkebunan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Yayasan Hutan Tropis Tawarkan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab
Lingkungan

Yayasan Hutan Tropis Tawarkan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab

...

Read moreDetails
Realisasi Penanaman Peremajaan Kebun Kelapa Riau Baru 48 Persen

Realisasi Penanaman Peremajaan Kebun Kelapa Riau Baru 48 Persen

Petani Masih Perlu Dukungan Pemerintah untuk Dongkrok Nilai Jual Kopi Liberika Meranti

Tembus 2 Ribu Ton Kepulauan Meranti Masih Jadi Daerah dengan Produksi Kopi Tertinggi di Riau

Panen Mangga Alphonso India Hancur Berantakan, Ini Penyebabnya

Panen Mangga Alphonso India Hancur Berantakan, Ini Penyebabnya

Petani Masih Perlu Dukungan Pemerintah untuk Dongkrok Nilai Jual Kopi Liberika Meranti

Petani Masih Perlu Dukungan Pemerintah untuk Dongkrok Nilai Jual Kopi Liberika Meranti

BI Riau Dorong Pengembangan Potensi Kopi Lokal Lewat Peningkatan Kapasitas SDM

BI Riau Dorong Pengembangan Potensi Kopi Lokal Lewat Peningkatan Kapasitas SDM

Next Post
Xiaomi Resmi Rilis Smart Band 10 Glimmer Edition dengan Desain Mewah

Xiaomi Resmi Rilis Smart Band 10 Glimmer Edition dengan Desain Mewah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.