BERTUAHPOS – Koperasi desa di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat kampung.
Saat ini, sekitar 98% Koperasi Desa Merah Putih berlokasi di wilayah desa atau kampung, dengan potensi besar pada sektor pertanian dan perikanan.
Ketua Asosiasi Petani Kakao Indonesia Kabupaten Kepulauan Yapen, Gasper Samai, S.E., menegaskan bahwa koperasi desa tidak akan berkembang tanpa usaha di sektor pertanian dan kelautan.
“Masyarakat desa, baik petani maupun nelayan, harus memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada. Hasil produksinya bisa dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya dikutip Kamis, 14 Agsutus 2025.
Gasper mendorong masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada barang impor dan mulai menghasilkan produk sendiri.
Dia menargetkan hasil pertanian dan perikanan dari Kepulauan Yapen dan Waropen ke depan dapat dipasarkan keluar daerah bahkan diekspor.
Menurutnya, harga komoditas pertanian dan perikanan terus naik dan diperkirakan bertahan lima hingga sepuluh tahun mendatang.
Kondisi ini menjadi peluang emas bagi petani dan nelayan desa untuk meningkatkan produksi serta memperkuat posisi koperasi desa sebagai pusat pemasaran hasil bumi dan laut.***









