• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kasus Penyakit Hewan Menular di Riau Mulai Turun, Indragiri Hulu Masih Jadi Wilayah Paling Rawan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Maret 2026
Kasus Penyakit Hewan Menular di Riau Mulai Turun, Indragiri Hulu Masih Jadi Wilayah Paling Rawan

Sapi ternak.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Kasus Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Provinsi Riau menunjukkan tren penurunan pada Februari 2026. Meski demikian, sejumlah daerah masih menjadi titik rawan penyebaran penyakit ternak, terutama Kabupaten Indragiri Hulu dan Rokan Hulu.

Berdasarkan laporan Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau, sepanjang Januari hingga 28 Februari 2026, tercatat sebanyak 648 kasus PHMS dari 62 kejadian yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Riau.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPKH Riau, drh. Faralinda Sari, menyebutkan bahwa jumlah kasus pada Februari mengalami penurunan dibandingkan Januari, dan menjadi penanda bahwa upaya pengendalian mulai memberikan dampak.

“Tren di Februari mengarah pada penurunan intensitas kasus dibanding Januari, namun pengawasan dan pengendalian tetap harus diperkuat agar tidak terjadi peningkatan kembali,” ujarnya dalam laporan resmi kegiatan kesehatan hewan.

Dari seluruh penyakit yang dilaporkan, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi kasus paling dominan dengan total 522 kasus. Sementara penyakit Jembrana tercatat 239 kasus dan menjadi perhatian khusus karena terkonsentrasi di beberapa wilayah tertentu.

Secara kewilayahan, Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi mencapai 304 kasus, disusul Rokan Hulu sebanyak 193 kasus dan Kabupaten Siak dengan 129 kasus. Ketiga wilayah tersebut dinilai sebagai zona prioritas pengendalian karena memiliki risiko penularan berkelanjutan.

Selain PMK dan Jembrana, beberapa penyakit lain seperti rabies dan Lumpy Skin Disease (LSD) tercatat dalam jumlah terbatas. Sementara penyakit strategis lain seperti antraks, brucellosis, ASF, CSF, avian influenza, dan septicaemia epizootica tidak dilaporkan selama periode tersebut.

DPKH Riau menilai tingginya mobilitas ternak antarwilayah serta pola pemeliharaan tradisional menjadi faktor risiko utama penyebaran penyakit. Karena itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan vaksinasi serta penguatan biosekuriti di sentra peternakan.

“Fokus pengendalian diarahkan pada peningkatan surveilans aktif, pembatasan lalu lintas ternak, dan vaksinasi di wilayah berisiko tinggi,” tulis analisis epidemiologis dalam laporan tersebut.

Pemerintah berharap tren penurunan kasus dapat terus berlanjut pada bulan berikutnya, terutama menjelang periode peningkatan aktivitas perdagangan ternak yang berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit.***

Tags: peternakanRegionalriau
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Next Post
Inilah Sosok Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Era Baru Politik Iran Telah Dimulai? Indonesia Serukan De-eskalasi Konflik Timur Tengah, Menlu Serahkan Surat Duka untuk Pemimpin Iran

Indonesia Serukan De-eskalasi Konflik Timur Tengah, Menlu Serahkan Surat Duka untuk Pemimpin Iran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.