• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini 5 Kelompok Makanan yang Selalu Bikin BI dan Pemprov ‘Pusing’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 April 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kondisi inflasi di Riau sangat dipengaruhi oleh kelompok makanan. Hal ini tak lepas dari status Riau bukan sebagai daerah penghasil bahan pokok masyarakat.

Kepala Bank Indonesia [BI] Kantor Perwakilan Riau Decymus juga sepakat, bahwa sejauh ini penyebab terjadinya inflasi di Provinsi Riau dipengaruhi oleh kelompok makanan itu.

Adapun kelompok bahan makanan yang selalu bikin ‘pusing’ karena sangat dominan terhadap andil inflasi, yakni beras, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras dan bawang merah. 

“Dari sekian banyak makanan yang berperan, hanya 5 jenis makanan ini yang menyumbang terjadinya inflasi di Riau,” jelasnya. 

Pada tahun 2020 angka inflasi di Provinsi Riau sebesar 2,2%. Sementara itu, hingga Maret 2021 angka inflasi di Provinsi Riau mencapai 1,87%. 

“Jika dilihat inflasi penyumbang terbesar hingga Maret yakni Kota Pekanbaru, Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hilir atau Tembilahan,” jelasnya. 

Sementara itu, dalam 3 bulan pertama, Decymus melihat kelompok komoditas bahan pokok dan bahan penting (bapokting) menunjukkan kebutuhan lebih tinggi dari rata-rata yakni bawang merah, telur ayam, cabai merah dan daging ayam.

Dia mengungkapkan, kelompok bahan makanan ini cenderung akan mengalami kenaikan harga pada momentum-momentum tertentu, seperti saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Menurutnya, bukan hanya sebatas soal ketersediaan yang labi, tapi juga jumlah permintaan masyarakat yang naik, membuat kelompok bahan makanan ini kerap tak stabil dan cenderung mengalami kenaikan harga signifikan. (bpc2)

Tags: Inflasi riaukelompok makananpenyebab inflasi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Langkah Strategis Pengendalian Inflasi
Finance

Langkah Strategis Pengendalian Inflasi, BI Optimis Inflasi Riau 3 Plus Minus 1 Persen Tahun 2023

...

Read moreDetails
gerakan menaman caba

Setelah Di-warning Presiden, Pemprov Riau Klaim Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan Rumah Agar Inflasi Cepat Turun

ketersediaan beras di riau

Selain Cabai, Pemprov Riau Khawatirkan Stok & Harga Beras, Inflasi Bisa Semakin Meroket

Deputi Gubernur BI: Menjaga Suplai Jadi Hal Paling Krusial

harga cabai di pekanbaru, sembako naik

HARGA BBM NAIK: Gubri Minta Satgas Pangan Lebih Masif Pantau Kenaikan Harga Sembako

Telur ayam, harga telur di pekanbaru, komoditi inflasi riau

Setelah Di-warning Jokowi, Syamsuar Cemas Komoditi Pangan Ini Bakal Jadi Ancaman Inflasi di Riau

Next Post
CPO dunia

Nggak Ngaruh Blokir Sri Lanka, China Borong CPO, Harganya Mendadak ‘Terbang’

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.