BERTUAHPOS — PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), akan memberlakukan pengalihan jalur sementara (detour) di Jalan Lintas Sumatera Koridor Jalan Siak KM 09+800.
Pengaturan lalu lintas ini dilakukan seiring kelanjutan pekerjaan Simpang Sebidang (Intersection) Siak pada Proyek Tol Lingkar Pekanbaru yang menghubungkan Pekanbaru menuju Minas.
Penerapan pengalihan jalur dijadwalkan berlangsung mulai 26 Januari hingga 10 Maret 2026. Detour ditempatkan di sisi tepi jalan eksisting, sehingga pengguna jalan tidak perlu memutar atau mencari jalur alternatif lain.
Hutama Karya menjelaskan, pengaturan lalu lintas tersebut merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kelancaran pekerjaan konstruksi di lapangan. Selama masa pekerjaan, perusahaan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kami berkoordinasi dengan BPTD Riau Kementerian Perhubungan, Ditlantas Polda Riau, Satlantas Polres Kampar, BPJN Riau Kementerian PU, serta Dinas Perhubungan Provinsi Riau agar lalu lintas tetap aman dan terkendali,” kata Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Ia menambahkan, jalur detour akan dilengkapi rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, serta perangkat keselamatan lainnya. Selain itu, Hutama Karya menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial dan melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi agar informasi pengalihan jalur tersampaikan kepada masyarakat.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujar Mardiansyah.
Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang ±30,5 kilometer merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) pada koridor Pekanbaru–Rengat. Ruas ini akan terhubung langsung dengan Tol Pekanbaru–Bangkinang dan Tol Pekanbaru–Dumai, serta berperan penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan Pekanbaru.
Setelah beroperasi penuh, Tol Lingkar Pekanbaru diperkirakan mampu memangkas waktu tempuh dari kawasan Panam menuju Kubang Raya atau Bangkinang dari sekitar 60 menit menjadi 20–25 menit, sehingga meningkatkan efisiensi logistik dan mobilitas masyarakat di Provinsi Riau.***








