BERTUAHPOS — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau mengakui bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat masih berada di level tinggi, meskipun pasokan dinilai relatif aman.
Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor distribusi, ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta mekanisme pasar yang masih bergejolak, kata Kepala Disperindag Riau, M Taufiq OH.
Dia menyebut pihaknya akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan pangan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
Salah satunya dengan memperkuat koordinasi lintas daerah dan menyiapkan langkah intervensi agar lonjakan harga tidak semakin membebani daya beli masyarakat.
Berdasarkan data terakhir yang diterima Disperindag Riau, harga cabai merah sempat berada di kisaran Rp67.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Angka tersebut dinilai masih tergolong tinggi jika dibandingkan harga ideal yang diharapkan pemerintah.
“Kalau menurut kami, harga normal cabai itu di kisaran Rp45.000 sampai Rp50.000 per kilogram. Jadi memang sekarang masih tinggi,” ujar Taufiq.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa pasokan relatif aman berkat masuknya cabai dari daerah seperti Sleman, Jawa Tengah, serta beberapa wilayah Sumatera lainnya.
Komoditas lain seperti daging juga dinilai relatif stabil. Harga daging sapi di Riau saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram untuk jenis tertentu, dengan pasokan yang ditopang dari daerah seperti Lampung.
“Ketersediaan di rumah potong hewan, baik milik kota maupun provinsi, juga masih mencukupi,” ujarnya.***
harga cabai Riau









