• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubernur Riau Abdul Wahid Akui Pendapatan Riau Sangat Tertekan

Penurunan pendapatan daerah dari migas ini membuat pemerintah provinsi harus berpikir keras untuk mencari solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Salah satu strategi yang tengah digodok adalah percepatan hilirisasi.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Mei 2025
Gubernur Riau Abdul Wahid Akui Pendapatan Riau Sangat Tertekan

Gubernur Riau Abul Wahid | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Gubernur Riau Abdul Wahid, mengungkapkan kekhawatiran atas menurunnya pendapatan daerah dari Dana Bagi Hasil (DBH) migas. Penurunan ini disebut memberikan tekanan besar terhadap kondisi keuangan daerah yang kini dipimpinnya.

“Dulu, produksi migas kita bisa mencapai 400 ribu barel per hari. Sekarang hanya sekitar 140 ribu barel per hari. Tentu ini berdampak signifikan terhadap pendapatan dari DBH,” kata Wahid dalam coffee morning bersama awak media di rumah dinasnya akhir pekan lalu. 

Dia menyebut, jika selama ini Participating Interest (PI) 10 persen merupakan komponen besar dalam menopang pendapatan daerah dari sektor migas. Namun, menurunnya jumlah produksi berdampak langsung pada berkurangnya penerimaan daerah, termasuk biaya investasi di sektor ini membutuhkan dana yang sangat besar.

Di sisi lain, Wahid memastikan bahwa sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya seperti pajak kendaraan bermotor dan retribusi masih berjalan stabil. “Tidak ada masalah di PAD, sektor seperti pajak kendaraan masih aman. Yang menurun tajam itu justru DBH migas,” tegasnya.

Penurunan pendapatan daerah dari migas ini membuat pemerintah provinsi harus berpikir keras untuk mencari solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Salah satu strategi yang tengah digodok adalah percepatan hilirisasi di tiga sektor utama penyumbang ekonomi Riau, yakni migas, perkebunan, serta industri pulp dan paper.

“Tiga sektor ini adalah tulang punggung ekonomi Riau. Kalau kita ingin mandiri secara fiskal, salah satu jawabannya adalah hilirisasi,” ujar Wahid.

Wahid menekankan bahwa hilirisasi bukan hanya membuka peluang peningkatan pendapatan, tapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.

Langkah ini sejalan dengan arahan nasional untuk mendorong transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam menjadi industri bernilai tambah tinggi. Gubernur berharap dengan strategi ini, ketergantungan Riau terhadap migas bisa dikurangi secara bertahap.

“Sekarang pertanyaannya, mau dibawa ke mana Riau? Saya rasa jawabannya jelas — kita harus dorong hilirisasi,” pungkasnya.***


 

Tags: Regional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat
Lingkungan

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

...

Read moreDetails
Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Riau Dilanda Kabut Asap, Helikopter Water Bombing Karhutla Berkurang jadi Empat Unit

Riau Dilanda Kabut Asap, Helikopter Water Bombing Karhutla Berkurang jadi Empat Unit

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Next Post
Naik Lagi! Harga Jual Emas Pegadaian Hari Ini Bikin Investor Semringah

Naik Lagi! Harga Jual Emas Pegadaian Hari Ini Bikin Investor Semringah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.