BERTUAHPOS – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau memastikan kesiapan total dalam melayani pergerakan pemudik pada musim Lebaran Idulfitri 1447 H tahun ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di seluruh lini transportasi, pemerintah daerah telah menyiagakan puluhan ribu armada yang mencakup moda transportasi darat, laut, hingga udara guna menjamin mobilitas masyarakat di Bumi Lancang Kuning berjalan lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, merincikan bahwa kekuatan utama bersandar pada 28.380 armada transportasi darat yang akan beroperasi di berbagai rute lintas provinsi maupun kabupaten/kota.
Tidak hanya di darat, konektivitas antarwilayah perairan juga diperkuat dengan penyediaan lima unit kapal penyeberangan jenis Ro-Ro serta sepuluh armada kapal laut yang siap melayani penumpang di pelabuhan-pelabuhan utama.
“Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, Dishub Riau menyiapkan 28.380 armada transportasi darat. Selain itu tersedia 5 kapal penyeberangan jenis Ro-Ro, 12 maskapai penerbangan, serta 10 kapal laut yang siap melayani perjalanan penumpang,” ujar Andi Yanto, Senin, 16 Maret 2026.
Andi menjelaskan bahwa keterlibatan 12 maskapai penerbangan juga menjadi tulang punggung bagi masyarakat yang memilih jalur udara untuk pulang ke kampung halaman.
Sinkronisasi seluruh moda transportasi ini diharapkan mampu menekan penumpukan penumpang di titik-titik simpul transportasi seperti terminal, pelabuhan, dan bandara selama puncak arus mudik maupun balik.
Selain memastikan ketersediaan sarana, Dishub Riau menaruh perhatian serius pada faktor keselamatan jalan. Andi Yanto mengingatkan para pengendara, terutama pengguna kendaraan pribadi, untuk melakukan pengecekan kelaikan kendaraan secara menyeluruh sebelum memulai perjalanan jauh. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi harga mati guna menekan angka kecelakaan di jalur mudik yang kerap meningkat saat volume kendaraan bertambah padat.
Pihaknya juga menyoroti pentingnya manajemen waktu istirahat bagi para pengemudi. Kelelahan fisik seringkali menjadi pemicu utama kecelakaan fatal di jalur lintas Riau yang memiliki karakteristik jalan panjang dan lurus. Pemudik disarankan untuk tidak memaksakan diri dan memanfaatkan posko-posko atau tempat peristirahatan yang tersedia jika kondisi tubuh mulai menurun.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak membawa barang berlebihan, serta membawa kelengkapan surat kendaraan. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat karena itu berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.***









