• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BI Optimis Ekonomi Riau 2024 Bertengger di Kisaran 4,8%

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Februari 2024
Pertumbuhan Ekonomi Riau 2024

KPW BI Riau Panji Achmad (Foto: Melba / Bertuahpos)

112
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Provinsi Riau tetap menunjukkan ketahanan ekonomi yang luar biasa. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi Riau sepanjang tahun 2023 berada di angka 4,21% (yoy).

Dengan pencapaian tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Riau 2024 kian membaik, yakni dikisaran 4,0 hingga 4,8%.

Kepala KPW BI Provinsi Riau, Panji Achmad mengatakakan, optimisme pertumbuhan ekonomi Riau di tahun 2024 disokong oleh pertumbuhan konsumsi yang juga diperkirakan akan terus membaik.

“Termasuk efek positif Pemilu dan Pilkada, serta peningkatan investasi terutama dari penyelesaian Proyek Strategis Nasional, seperti Jalan Tol Pekanbaru – Sumbar dan Tol Rengat – Pekanbaru,” katanya, Jumat, 16 Februari 2023.

Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam meningkatkan ekspor di tengah perlambatan ekonomi global. Panji menegaskan, BI akan terus memperkuat kebijakan melalui sinergi kebijakan ekonomi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Riau.

Memasuki awal 2024, empat kota IHK di Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,11% (mtm), turun dari bulan sebelumnya. Sedangkan inflasi tahunan Riau pada Januari 2024 tercatat sebesar 2,35% (yoy), dan diproyeksikan tetap terkendali dalam kisaran sasaran nasional sebesar 2,5% + 1% (yoy).

Panjdi menegaskan, bahwa sinergi antara BI dan Pemda dalam pengendalian inflasi, seperti yang terwujud dalam TPID, menjadi kunci atas keberhasilannya. Strategi pengendalian inflasi melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga sepanjang tahun 2024.

Menurutnya, upaya menjaga inflasi Riau sejalan dengan mendukung pertumbuhan ekonomi lebih inklusif. Penguatan strategi stabilisasi harga dan peningkatan nilai tambah manufaktur, melalui optimalisasi sumber daya alam, menjadi langkah penting.

“Pemulihan ekonomi Riau pasca-COVID-19 yang cepat menunjukkan pertumbuhan yang melebihi tren prapandemi, terutama didukung oleh sektor industri pengolahan, terutama industri makanan dan minuman,” tuturnya.

Meski demikian, tantangan ke depan tetap ada, dengan dinamika pasar komoditas global yang belum sepenuhnya pulih.

“Oleh karena itu, pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru dan optimalisasi hilirisasi komoditas unggulan, seperti kelapa sawit dan migas, akan berperan besar untuk memastikan daya tahan ekonomi Riau yang lebih baik di 2024,” tuturnya.***

Tags: bank Indonesiapertumbuhan ekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Tensi AS-Iran Memanas, Rupiah Terkoreksi Tajam Dekati Level Rp17.000
Ekonomi

Mengapa BI Turunkan Batas Beli Dolar AS?

...

Read moreDetails
Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.908 per Dolar AS di Awal Pasar

Rupiah Menguat Berkat Intervensi BI Jelang Keputusan RDG

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Melemah ke Rp17.791 Imbas Tensi Timur Tengah, Ini Upaya BI

Bappenas Tegaskan Kebijakan Pembangunan Daerah Tak Bisa Disamaratakan

Bappenas Tegaskan Kebijakan Pembangunan Daerah Tak Bisa Disamaratakan

Next Post
BPBD dan Damkar

Pemprov Riau akan Merger BPBD dan Damkar Jadi SOTK Baru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.