• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Apakah Formasi Asesmen Pejabat Eselon II Pemprov Riau Berubah Pasca-OTT Abdul Wahid?

Asesmen ini sudah dimulai sebelum Abdul Wahid ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Saat ini, sejumlah jabatan kosong masih diisi oleh Plt.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 November 2025
Asesmen Pejabat Eselon II Pemprov Riau

Kantor Gubernur Riau | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Proses asesmen pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau bahkan belum selesai saat mantan Gubernur Riau, Abdul Wahid, ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Publik memperkirakan bahwa formasi penempatan posisi untuk kepala dinas, biro dan badan di Pemprov Riau akan berubah seiring dengan bergantinya pimpinan baru, SF Hariyanto, sebagai Plt Gubernur Riau. Benarkah demikian?

Hariyanto menegaskan bahwa proses asesmen jabatan Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di Pemprov Riau tetap berjalan sesuai ketentuan berlaku. Dia sendiri akan mengawal seluruh tahapan seleksi yang akan dilaksanakan, dan memastikan proses itu akan berlangsung secara profesional, meski terjadi kekosongan jabatan di beberapa OPD.

Dia setuju bahwa asesmen adalah bagian penting untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan. “Asesmen tetap kita jalankan,” kata SF Hariyanto di Pekanbaru, Senin, 10 November 2025. “Proses itu menggunakan anggaran pemerintah, jadi tetap dilaksanakan. Siapapun gubernurnya, aturan tetap berlaku,” ujarnya.

Adapun tahapan seleksi, kini telah memasuki tes kompetensi dan penulisan makalah, setelah sebelumnya peserta menjalani uji administrasi, manajerial, dan sosial kultural. Sebanyak 168 peserta dinyatakan lolos seleksi awal dan berhak mengikuti tahap lanjutan yang digelar sejak kemarin, 10 hingga 14 November 2025.

Selain menjalankan proses asesmen, SF Hariyanto juga telah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi 10 jabatan kepala OPD yang kosong. Penunjukan dilakukan berdasarkan kinerja dan kompetensi pejabat yang bersangkutan, guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif. 

“Ini hanya sementara, dua bulan saja. Jadi biarlah sekretaris yang mengisi jabatan itu agar tidak mengganggu tugas kepala dinas lain,” jelasnya.

Adapun dua posisi penting yang masih kosong yakni Kepala Dinas PUPR-PKPP yang saat ini ditinggalkan pejabatnya karena tersangkut kasus KPK, serta Kepala Inspektorat yang baru saja dimutasi ke jabatan eselon III. SF Hariyanto menyebut, kedua posisi tersebut akan dibuka kembali melalui proses asesmen pada tahun 2026.

“Untuk dua jabatan itu akan kita buka kembali awal tahun depan. Sekarang waktunya sudah mepet, dan anggaran juga terbatas,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa Pemprov Riau berkomitmen menjaga mekanisme seleksi jabatan sesuai dengan prinsip profesionalitas dan integritas.

Dari hasil seleksi administrasi, terdapat 20 jabatan PTP yang dibuka di lingkungan Pemprov Riau. Beberapa di antaranya adalah Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, serta Kepala Dinas ESDM.

Selain itu, posisi lain yang turut dibuka antara lain Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pendapatan Daerah, hingga Direktur RSUD Arifin Achmad. Seluruh proses asesmen diharapkan dapat menghasilkan pejabat yang kompeten, berintegritas, dan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan Provinsi Riau.***

Tags: pemerintahanriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri
Regional

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

...

Read moreDetails
Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Next Post
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat

“Lebar Lajur, Lebar Rezeki: Jabar Akan Ubah Infrastruktur Industri Jadi Jalan Premium”

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.